Nganjuk – Setelah meninjau Pasar Wage, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan juga berkunjung ke Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Koperasi ini memiliki Toko Sembako Sukomoro yang menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok (bapok) bagi masyarakat sekitar.
Dalam kunjungannya, Mendag meninjau langsung ketersediaan bapok seperti beras, minyak goreng, telur, bawang merah, hingga LPG. Mendag menyebut harga bapok di Sukomoro relatif stabil dengan pasokan yang cukup.
Kami sudah cek, koperasi ini menjual bapok dengan harga stabil. Masuknya pasokan bapok ke koperasi di berbagai daerah, termasuk kelurahan dan desa, dapat membantu distribusi bapok ke masyarakat,” ujar Mendag.
Selain itu, pemerintah juga berkomitmen membantu distribusi bapok, termasuk minyak goreng program MINYAKITA melalui Bulog dan ID Food, agar pasokan lebih terjamin.
Kami berharap, ini bisa mendorong agar harga bapok di masyarakat lebih terjangkau,” tegas Mendag.
Ketua KKMP Sukomoro Riadi menjelaskan bahwa koperasi hadir untuk menyejahterakan masyarakat dengan menyediakan harga bapok yang murah, termasuk beras SPHP dan MINYAKITA.
KKMP Sukomoro memotong rantai distribusi agar produk langsung didapatkan dari produsen ke konsumen,” jelas Riadi.
Sementara itu, Bendahara KKMP Mujtati menambahkan keberadaan koperasi memudahkan masyarakat untuk berbelanja kebutuhan pokok lebih dekat dari rumah.
Dengan adanya koperasi, masyarakat bisa belanja dekat dari rumah. Jadi lebih mempermudah masyarakat sekitar,” katanya.
KKMP Sukomoro tidak hanya berfokus pada penyediaan kebutuhan pokok, tetapi juga berperan sebagai fasilitator pemasaran produk lokal. Komoditas seperti bawang merah segar maupun olahan bawang goreng akan difasilitasi pemasarannya, bahkan hingga ke pasar ekspor.
Saat ini, KKMP Sukomoro memiliki anggota sebanyak 150 orang yang berasal dari unsur RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), kader PKK, Karang Taruna, serta perwakilan masyarakat umum.
Kabiro Nganjuk Jomsen










