Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Kamis, 1 Januari 2026 - 13:11 WIB

Diskominfo Sampang Kurang Profesional Menilai wartawan yang sebenarnya

Sampang TargetNews.id Jawa Timur  Sorotan terhadap penggunaan anggaran publikasi media di tubuh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sampang kian menguat. Rabu, 31/12/2025.

Pemberlakuan sistem E-Katalog dalam pengaturan kerja sama dengan perusahaan pers dinilai mencerminkan ketidakpahaman terhadap regulasi pers, sekaligus berpotensi menghambat kemitraan dan sinergitas antara pemerintah daerah dengan insan media.

Kritik tersebut mencuat karena E-Katalog sejatinya merupakan aplikasi belanja daring yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk pengadaan barang dan jasa. Sementara itu, kerja sama publikasi dengan pers memiliki karakteristik dan payung hukum tersendiri yang diatur dalam Undang-Undang Pers serta ketentuan Dewan Pers, sehingga tidak dapat disamakan secara kaku dengan mekanisme pengadaan lainnya.

Pimpinan Komisaris PT Madura Raya Multimedia, R.H. Aulia Rahman, menegaskan bahwa Diskominfo Sampang seharusnya menempatkan pers sesuai dengan posisinya.

Baca juga  Rakyat Kecil Berharap Agar Pihak Penegak Hukum Polda Jatim Harus Mengambil Tindak Tegas Terhadap PT. Shifa Jaya Energi (SJE) Yang diDuga Dalang Minyak Bersubsidi Dari Kota Lumajang Jawa Timur

Menurutnya, penilaian terhadap perusahaan pers dan wartawan mestinya berfokus pada legalitas perusahaan, kompetensi jurnalis, serta konsistensi karya jurnalistik dalam mengawal informasi pembangunan daerah.

“Penilaian terhadap media seharusnya mencerminkan intelektualitas dan keaktifan berkarya, bukan semata-mata administratif E-Katalog. Pers memiliki aturan sendiri yang jelas,” ujar R.H. Aulia Rahman dalam keterangannya.

Ia juga mengungkap adanya ketimpangan dalam praktik di lapangan. Menurutnya, hingga saat ini masih ditemukan sejumlah media daring yang tidak terdaftar dalam E-Katalog namun tetap memperoleh anggaran advertorial dari Diskominfo Sampang.

“Faktanya, ada media yang tidak terdaftar E-Katalog tetapi masih mendapatkan advertorial. Bahkan ada yang disampaikan dengan kalimat ‘jangan bilang ke siapa-siapa’, seolah bersifat tertutup,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti keberadaan media yang dinilai minim mempublikasikan isu-isu pembangunan di Kabupaten Sampang, namun tetap dijadikan mitra semata-mata untuk kepentingan advertorial.

Baca juga  Polsek Kahayan Kuala dalam kegiatan Poslap Siaga Karhutlah sambangi warga dan Memberikan himbauan Tentang Larangan Membakar hutan dan lahan

“Ada juga media yang jarang mempublikasikan tentang Sampang, tetapi hanya dijadikan unsur ADV saja. Ini tentu patut dipertanyakan,” tegasnya.

Atas kondisi tersebut, penerapan E-Katalog sebagai syarat utama kerja sama media dinilai tidak tepat jika mengesampingkan ketentuan Undang-Undang Pers dan aturan Dewan Pers. Kebijakan itu bahkan dikhawatirkan mengaburkan esensi kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan pers sebagai pilar informasi publik.

Sejumlah pihak pun mendorong agar Diskominfo Kabupaten Sampang melakukan evaluasi menyeluruh, dengan memisahkan secara tegas mekanisme pengadaan barang dan jasa melalui E-Katalog dari pola kerja sama publikasi media yang seharusnya berlandaskan regulasi pers, profesionalisme, serta kebutuhan kondisional daerah.(MHRS).

Share :

Baca Juga

Artikel

Tobat Ekologis Kang Dedi Mulyadi: Seruan Jiwa untuk Menyelamatkan Alam Jawa Barat

BERITA UTAMA

Polri Terbangkan ETLE Drone Patrol Presisi Awasi Lalu Lintas di Ibu Kota

Artikel

Polda Jatim Amankan Tiga Tersangka Pembuat dan Penyebar Video Hoax Catut Nama Gubernur

Artikel

Petugas Dinas PUPR Berjibaku Bersihkan Sampah Dalam Drainase Jl. Giripurno Batu

BERITA UTAMA

Pengecekan Personel Makorem 084/Bhaskara Jaya Setelah Cuti Hari Raya Idul Fitri 1444 H

BERITA UTAMA

Laksanakan Apel Serah Terima, Kanit SPKT Kembali Cek Ruang Tahanan

BERITA UTAMA

Sinergitas Babinsa bersama tim kesehatan di posko lebaran

Artikel

Selviana Slamet Junaidi Istri Bupati Sampang Resmi Dilantik di Grahadi Surabaya Sebagai Ketua TP PKK dan Pembina Posyandu