Pulang Pisau – Ada banyak cara untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), namun Polres Pulang Pisau memilih pendekatan yang langsung menyentuh dapur warga. Melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas), pihak kepolisian melakukan langkah unik dengan mengawal langsung sektor ketahanan pangan di tingkat desa, Minggu (4/1/25).
Personel Sat Binmas terlihat menyambangi perkebunan di Desa Mentaren 2, Kabupaten Pulang Pisau. Bukan untuk melakukan penindakan hukum, melainkan untuk mengecek perkembangan tanaman terong yang menjadi tumpuan pangan dan ekonomi warga setempat.
Strategi “jemput bola” di sektor pertanian ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan stabilitas ekonomi masyarakat tetap terjaga. Polres Pulang Pisau meyakini bahwa wilayah yang mandiri secara pangan akan memiliki tingkat kerawanan sosial yang rendah.
“Kami mendekati warga bukan hanya melalui patroli jalan raya, tapi juga dengan turun ke kebun. Jika hasil panen terong warga subur dan ketersediaan pangan aman, maka ekonomi stabil. Ekonomi yang stabil adalah kunci situasi yang kondusif,” ujar salah satu personel Sat Binmas di sela-sela pengecekan tanaman.
Sambil memeriksa kondisi tanaman terong, para personel Polri ini berdialog santai dengan para petani. Diskusi mengalir mulai dari teknis perawatan tanaman hingga isu-isu keamanan di lingkungan desa. Cara ini dinilai jauh lebih efektif untuk menyerap aspirasi warga dibandingkan dengan pertemuan formal.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketahanan pangan sebagai fondasi keamanan desa. Melalui kehadiran polisi di kebun-kebun desa, hubungan emosional antara aparat dan masyarakat pun semakin erat.
Warga Desa Mentaren 2 menyambut baik langkah unik ini. Mereka merasa kehadiran polisi di sektor pertanian memberikan rasa aman sekaligus motivasi tambahan untuk terus produktif dalam mengelola lahan.
Dengan sinergi antara kepolisian dan sektor pertanian ini, Polres Pulang Pisau optimis stabilitas wilayah akan terus terjaga, sekaligus mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan mandiri secara pangan.










