Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:43 WIB

Kapolres Pulang Pisau Ikuti Launching Satres PPA-PPO, Polri Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Kapolres Pulang Pisau Ikuti Launching Satres PPA-PPO, Polri Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Kapolres Pulang Pisau Ikuti Launching Satres PPA-PPO, Polri Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

 

Pulang Pisau – Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., mengikuti kegiatan peluncuran (launching) struktur baru Polri yakni Direktorat Reserse serta Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres dan Satres PPA-PPO). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dari Aula Parama Satwika Polres Pulang Pisau, Rabu (21/01/2026) pagi.

Launching berskala nasional ini menandai terbentuknya 11 Direktorat Reserse PPA dan PPO di tingkat Polda serta 22 Satuan Reserse PPA dan PPO di tingkat Polres di seluruh Indonesia. Pembentukan struktur baru ini merupakan langkah strategis Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum yang lebih fokus, responsif, dan berkeadilan, khususnya bagi perempuan dan anak sebagai kelompok rentan.

Selain peluncuran satuan kerja baru, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polri dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen P2MI), serta bedah buku yang mengangkat strategi pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di era digital.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan melalui pembentukan Satres PPA-PPO sangat penting, mengingat tantangan dan modus kejahatan terhadap perempuan dan anak saat ini semakin kompleks, termasuk melalui media digital.

“Dengan adanya Satres PPA dan PPO ini, Polri, khususnya di tingkat Polres, dituntut untuk lebih responsif dan profesional dalam menangani kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak, termasuk TPPO yang kini banyak memanfaatkan teknologi digital,” ujar AKBP Iqbal.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan Kemen P2MI, dalam upaya pencegahan dan penanganan perdagangan orang. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi di lapangan serta melindungi masyarakat, terutama calon pekerja migran, dari praktik perekrutan ilegal.

Melalui kegiatan bedah buku bertema perlindungan perempuan dan anak di era digital, jajaran Polres Pulang Pisau mendapatkan tambahan wawasan dan strategi dalam mendeteksi serta menindak kejahatan siber yang menyasar kelompok rentan.

Kegiatan ini diikuti dengan penuh perhatian sebagai bentuk dukungan Polres Pulang Pisau terhadap kebijakan strategis Kapolri dalam mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan. (Humasrespulpis)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Penanganan Timbal di Kabupaten Tegal Siap Masuk Rencana Aksi Nasional

BERITA UTAMA

Menjaga Harapan Jemaah Menuju Baitullah, FK KBIHU Brebes Perkuat Pembinaan

BERITA UTAMA

Bupati Brebes Serahkan 100 Paket Sembako, Sekaligus Dengarkan Aspirasi Warga Jatibarang Lor

BERITA UTAMA

Cegah Pungutan di Sekolah, 40 Kepala Sekolah Brebes Teken Pakta Integritas untuk Lindungi Hak Pendidikan Anak

BERITA UTAMA

Polsek Dukuhturi Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Kupu

BERITA UTAMA

Polres Tegal Tindak Lanjuti Aduan Tawuran Melalui Call Center 110

BERITA UTAMA

Dalam Rangka Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polres Tegal Imbau Pengemudi Truk Lengkapi Lampu dan Reflektor

BERITA UTAMA

BUKAN SEKADAR OLAHRAGA! PRAJURIT KOREM WIJAYAKUSUMA SIAPKAN FISIK PRIMA UNTUK TUGAS NEGARA