Home / BERITA UTAMA / DAERAH / Tag

Minggu, 25 Januari 2026 - 21:01 WIB

Ujung Jembatan Susua Longsor, Satulo Tafonao Desak Pemkab Nias Selatan Segera Bertindak

Foto: Kondisi ujung Jembatan Susua yang berada di Desa Hilisao'oto, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan, kian memprihatinkan, (25/01/2026).

Foto: Kondisi ujung Jembatan Susua yang berada di Desa Hilisao'oto, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan, kian memprihatinkan, (25/01/2026).

Nias Selatan, TargetNews.id Kondisi ujung Jembatan Susua yang berada di Desa Hilisao’oto, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan, kian memprihatinkan, (25/01/2026).

Pada bagian kiri dan kanan ujung jembatan tersebut telah mengalami longsor hingga mencapai bibir jalan aspal, sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan dan keberlangsungan infrastruktur penghubung antar wilayah.

Jembatan Susua diketahui merupakan akses vital yang menghubungkan tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Gomo, Idanotae, Boronadu, Idanotae, Susua, Umbunasi, Mazo, dan Ulu Idanotae.

Kerusakan pada titik ini terjadi pada akhir November 2025 yang lalu dan dikhawatirkan dapat melumpuhkan mobilitas masyarakat serta distribusi ekonomi di wilayah tersebut apabila tidak segera ditangani.

Baca juga  MAKi Jatim Siap Hadapi Komunitas Salam Lima Jari Terkait Tuduhan Pungli yang di alamatkan ke Pihak Sekolah SMK di Nganjuk

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan Dapil IV, Satulo Tafonao, menyampaikan desakan keras kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) agar segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi longsor tersebut.

“Longsor di ujung jembatan ini sudah sangat mengkhawatirkan. Jika tidak segera ditangani, bukan hanya jalan yang akan rusak total, tetapi jembatan yang sudah ada juga bisa mengalami kerusakan lebih parah,” tegas Satulo.

Ia menilai penanganan dini sangat penting untuk mencegah longsor meluas, mengingat posisi kerusakan sudah berada tepat di pinggir jalan aspal. Menurutnya, jembatan Susua memiliki peran strategis sebagai urat nadi penghubung antar kecamatan di wilayah Nias Selatan bagian Utara.

Baca juga  Tingkatkan Kekompakan Di Wilayah Binaan, Babinsa Pos Selopuro Gelar Gotong Royong Bersama

Satulo Tafonao berharap Dinas PUTR Kabupaten Nias Selatan segera mengambil langkah-langkah teknis yang diperlukan, seperti penguatan tebing, pembangunan bronjong, atau solusi konstruksi lain yang bersifat jangka panjang.

“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal keselamatan masyarakat dan keberlangsungan aktivitas ekonomi warga di tujuh kecamatan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat setempat berharap adanya respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Nias Selatan agar kerusakan tidak semakin parah dan akses penghubung antarwilayah tetap dapat digunakan dengan aman. ( Red)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kapolresta Palangka Raya Sambut Tim Audit Kinerja Itwasum Polri

BERITA UTAMA

Personil Polsek Sebangau Kuala Sosialisasikan E-Sapu Bersih Pungutan Liar

BERITA UTAMA

Polsek Maliku Laksanakan KRYD, di Wilayah Hukumnya

Artikel

Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 1008-01/Muara Uya Dukung Pengembangan Peternakan

Artikel

ARIES Ancam Turunkan 2.000 Massa, Desak Bank Jatim Ditutup Sementara Terkait Tender Batik Haji 2026

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau Patroli Daerah Rawan Laka

BERITA UTAMA

Polsek Maliku Patroli Malam Cek Keamanan Lingkungan Sekolah

BERITA UTAMA

Kapolres Gresik Kembalikan Motor yang Hilang, Korban: Terima Kasih Pak Polisi