Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:08 WIB

OKNUM TIPITER POLDA JATIM, DESAK PENEGAK HUKUM TRANPARAN

TARGETNEWS.ID TRENGGALEK, Kamis, 5 Februari 2026 Sejumlah pengusaha kayu di Kabupaten Trenggalek menyampaikan keluhan terkait adanya dugaan praktik pungutan tidak resmi yang disebut-sebut terjadi dalam proses penanganan persoalan usaha perkayuan. Informasi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha serta menjadi perhatian masyarakat setempat.

Dugaan tersebut mencuat di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Pogalan, Munjungan, dan Panggul, serta melibatkan pelaku usaha dari kecamatan lain di Trenggalek. Para pengusaha berharap adanya kejelasan hukum dan perlindungan terhadap aktivitas usaha yang mereka jalankan secara sah.

Pengusaha Mengaku Diminta Sejumlah Dana

Menurut keterangan sejumlah sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, para pelaku usaha mengaku diminta menyediakan sejumlah dana dalam jumlah besar dengan alasan penyelesaian administrasi dan proses pemeriksaan. Selain itu, terdapat pula pembebanan biaya tambahan yang disebut berkaitan dengan operasional.

Baca juga  Pastikan Tahapan Pemilu 2024 Aman Pores Madiun Kota Gelar Patroli

> “Kami menjalankan usaha dengan kayu yang berasal dari lahan milik sendiri dan pembelian resmi. Karena itu kami berharap ada kejelasan dan perlakuan yang adil,” ujar salah satu pengusaha.

 

Pemanggilan untuk Klarifikasi

Para pengusaha juga menyampaikan bahwa mereka sempat diminta hadir untuk klarifikasi di tingkat provinsi. Proses tersebut, menurut mereka, menimbulkan kebingungan karena belum adanya penjelasan tertulis yang jelas terkait dasar permasalahan yang disampaikan.

Hingga kini, para pelaku usaha menyatakan masih menunggu kepastian hukum serta penjelasan resmi agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.

Kekhawatiran Terhadap Dunia Usaha Lokal

Dugaan persoalan ini menimbulkan kekhawatiran akan berdampaknya terhadap keberlangsungan usaha kecil dan menengah di sektor perkayuan. Para pelaku usaha berharap tidak ada praktik yang dapat menghambat iklim usaha dan perekonomian masyarakat daerah.

Baca juga  Personel Satlantas Polres Pulang Pisau Menggelar Patroli Daerah Rawan Laka dan Rawan Pelanggaran Lalu Lintas

> “Kami hanya ingin usaha berjalan tenang, sesuai aturan, tanpa tekanan,” ungkap salah satu pelaku usaha lainnya.

 

Harapan Penelusuran dan Klarifikasi Resmi

Masyarakat Trenggalek berharap agar pihak berwenang dapat menelusuri informasi ini secara objektif dan menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada publik, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait. Sintora News membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi semua pihak untuk meluruskan informasi yang berkembang.

 

 

( Redaksi)

Share :

Baca Juga

Artikel

Polisi Berhasil Menangkap Komplotan Begal Bersajam Kerap Beraksi di Surabaya

Artikel

Kodim 1009/Tanah Laut Hadiri Musrenbang Desa Jorong Tahun Anggaran 2014-2029

BERITA UTAMA

Rutin Sosialisasikan larangan karhutla, Ini Tujuan Satpolair Polres Pulpis

BERITA UTAMA

Dalam Rangka mencegah terjadinya tindak Pidana di Jalan Raya Polsek Jabiren Raya laksanakan kegiatan Rutin

BERITA UTAMA

Puncak peringatan HBP ke-59, Lapas Pamekasan ikuti pelaksanaan upacara peringatan secara virtual

Artikel

Polresta Malang Kota Kembali Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba Lima Tersangka Diamankan

Artikel

Polri: Pendaftar Rekrutmen Bakomsus Pangan Hingga Hari Kedua 2.953 Orang

Artikel

Bersama Petugas Gabungan, Personel Kodim 1009/Tanah Laut Siaga Di Pos Nataru 2024/2025