Pulang Pisau – Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Pulang Pisau terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) hingga ke pelosok area perkebunan. Melalui personel Bhabinkamtibmas, Polri kembali melaksanakan kegiatan sambang dan dialogis langsung dengan para petani di wilayah Kecamatan Kahayan Hilir, Kamis (12/02/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jemput bola untuk memastikan situasi di lingkungan pertanian tetap aman, sekaligus memberikan pendampingan psikologis bagi warga yang sedang beraktivitas di ladang.
Dalam suasana kekeluargaan, personel Bhabinkamtibmas berinteraksi dengan para petani guna memberikan motivasi dalam mengelola lahan. Petugas mengajak para petani untuk terus konsisten memelihara dan merawat tanaman mereka dengan baik. Langkah ini dipandang krusial sebagai kontribusi nyata masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.
Tidak hanya fokus pada keamanan fisik di area kebun, Sat Binmas juga memberikan edukasi mengenai ancaman kejahatan modern. Mengingat akses teknologi yang semakin luas, petugas memberikan imbauan khusus agar warga lebih bijak dalam bermedia sosial.
“Kami sampaikan kepada bapak dan ibu petani agar selalu berhati-hati terhadap pesan dari nomor yang tidak dikenal. Jangan mudah percaya pada iming-iming hadiah atau permintaan uang guna menghindari risiko penipuan online,” tegas personel Bhabinkamtibmas di sela-sela kegiatannya.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si, melalui Kasat Binmas IPTU Laaser Kristovor, S.H., menjelaskan bahwa keberadaan unit Binmas di tengah masyarakat adalah agenda wajib untuk memantau situasi wilayah secara real-time.
“Selain memantau keamanan, Bhabinkamtibmas kami juga rutin menyisir rumah-rumah warga. Tujuannya satu, agar Polri selalu ada untuk mendengarkan keluhan warga dan memastikan wilayah hukum Polsek Kahayan Hilir tetap kondusif bagi siapa saja yang ingin mencari nafkah,” pungkas IPTU Laaser.
Kegiatan rutin ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman yang merata, sehingga para petani dapat bekerja dengan tenang demi kemajuan ekonomi keluarga dan daerah.










