Home / BERITA UTAMA / DAERAH / NARKOBA / TNI-POLRI

Kamis, 19 Maret 2026 - 06:53 WIB

Kapolda Copot Oknum Penyidik II Satresnarkoba Sidoarjo

SIDOARJO, TargetNews.id. Dugaan pelanggaran berat di lingkungan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo semakin melebar. Tidak hanya oknum Penyidik II yang disorot, tetapi juga Kanit dan Kasat dinilai harus ikut bertanggung jawab atas dugaan pengambilan uang Rp130 juta dari rekening tersangka melalui ATM. Selasa 24 feb 2026

Berdasarkan keterangan keluarga, tersangka diduga dipukul untuk memaksa menunjukkan PIN ATM, hingga akhirnya uang Rp130 juta tersebut ditarik tanpa alasan yang jelas.

Istri tersangka, Zumiati, menegaskan bahwa tidak pernah ada persetujuan penggunaan dana tersebut.

“Uang itu ada di ATM. Suami saya dipaksa menunjukkan PIN. Kami tidak pernah meminta pengacara, tidak pernah memberi izin ambil uang,” tegas Zumiati selaku istri tersangka.

Baca juga  Pangdam Tanjungpura Buka Bersama Prajurit dan Anak Yatim

Dalih bahwa uang tersebut digunakan untuk membayar pengacara yang bernama Afrisal dibantah keluarga. Tidak ada surat kuasa maupun permintaan pendampingan hukum.

menyatakan kasus ini tidak bisa berhenti pada oknum pelaksana di lapangan.

“Kalau benar terjadi pemukulan untuk memaksa menunjukkan PIN dan uang Rp130 juta diambil, ini bukan hanya tanggung jawab penyidik. Kanit dan Kasat harus diperiksa. Ada tanggung jawab pengawasan di sana,” tegas Baihaki.

Menurutnya, dalam sistem komando, atasan tidak bisa lepas tangan apabila terjadi dugaan pelanggaran serius di bawah kendalinya.

“Kami mendesak bukan hanya penyidik dicopot, tetapi Kanit dan Kasat juga harus dievaluasi. Jangan sampai ada pembiaran atau kelalaian pengawasan,” lanjutnya.

Baca juga  Patroli Rutin Di Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lantas Sat Lantas Polres Pulang Pisau

menilai, jika dugaan ini terbukti, maka tidak hanya berpotensi melanggar kode etik profesi kepolisian, tetapi juga menyentuh dugaan tindak pidana dan pelanggaran hak asasi manusia.

Zumiati pun menyatakan siap kembali membuat laporan ke Polda Jawa Timur bersama apabila tidak ada tindakan tegas.

Saya siap melapor lagi, ini harus dibuka seterang-terangnya,” ujarnya.

memberi sinyal akan mengambil langkah lanjutan, termasuk aksi terbuka, jika dalam waktu dekat tidak ada pencopotan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap jajaran Satresnarkoba Polresta Sidoarjo.

Share :

Baca Juga

Artikel

Personel Gabungan Polres Malang dan TNI Bongkar Lokasi Judi Sabung Ayam di Kepanjen

BERITA UTAMA

Kodim 1612/Manggarai Memeriahkan HUT TNI ke-78 dengan Turnamen Bola Voli

Artikel

Latih Kemampuan Tempur, Taruna AAL Tingkat III Angkatan 71 Korps Marinir Perdalam Materi Pemberian Perintah Operasi

Artikel

Pemdes Karanganom Salurkan BLT, DD, Tahap Ke-2 Tahun 2025 Kepada 23 KPM

Artikel

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polda Jatim dan Kapolres Dirotasi

Artikel

Resmi Jadi Ketua PHRI, Any Kusumaeni Janji Majukan Pariwisata Brebes

Artikel

Panen Raya Padi MT/MK 2024: Sinergi Antara Petani dan Pemerintah di Kabupaten Tabalong

BERITA UTAMA

Melalui Program Bajaka Presisi, Bhabinkamtibmas Food Estate Polres Pulang Pisau Ajak anak-anak membaca