Home / BERITA UTAMA / DAERAH / Tag

Senin, 23 Maret 2026 - 01:59 WIB

Aceng Syamsul Hadie (ASH): Armageddon di Depan Mata, Dunia Sedang Bermain dengan Api Kehancuran

JAKARTA – Dunia hari ini tidak sedang bergerak menuju perdamaian—melainkan sedang meluncur tanpa rem menuju jurang kehancuran global. Eskalasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel bukan lagi sekadar konflik regional. Ini adalah bara api yang berpotensi menyulut perang dunia ketiga—sebuah Armageddon modern yang dapat mengakhiri peradaban manusia sebagaimana kita kenal hari ini.

“Armageddon di depan mata, Dunia sedang bermain dengan api kehancuran”, ungkap Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM. berinisial ASH selaku Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).

ASH mengingatkan bahwa kita tidak boleh naif, Iran bukan aktor tunggal yang berdiri dalam isolasi. Ia terhubung secara strategis dengan kekuatan besar seperti Rusia, Tiongkok, dan bahkan Korea Utara—negara-negara yang memiliki kepentingan geopolitik besar untuk menantang dominasi Barat. Jika satu peluru salah arah ditembakkan, maka bukan tidak mungkin aliansi-aliansi ini akan bergerak, dan dunia akan terseret ke dalam pusaran konflik total.

“Lebih mengkhawatirkan lagi, dunia saat ini ibarat ladang kering yang siap terbakar. Konflik Perang Rusia-Ukraina belum mereda. Ketegangan di Selat Taiwan terus meningkat. Sementara itu, Laut China Selatan menjadi ajang unjuk kekuatan militer antarnegara. Ini bukan sekadar kebetulan—ini adalah pola. Dunia sedang terfragmentasi ke dalam blok-blok kekuatan yang saling berhadap-hadapan, mengingatkan kita pada babak paling kelam dalam sejarah manusia”, tambahnya.

Baca juga  Pimpin Apel Pagi, Kapolres Pulang Pisau Tekankan Netralitas Polri Pada Pilkada Serentak 2024

ASH menggaris bawahi, yang paling mengerikan bukanlah perang itu sendiri—melainkan kemungkinan digunakannya senjata nuklir. Dalam era di mana teknologi kehancuran massal berada di ujung jari para pemimpin dunia, satu keputusan emosional, satu kesalahan kalkulasi, atau satu provokasi kecil dapat memicu bencana yang tak terbayangkan. Kita berbicara tentang kehancuran kota dalam hitungan detik, kematian jutaan manusia dalam sekejap, dan efek lanjutan berupa nuclear winter yang dapat memusnahkan kehidupan di bumi secara perlahan.

“Ironisnya, para elit global tampak lebih sibuk memainkan catur kekuasaan daripada menyelamatkan umat manusia. Retorika perang terus dikobarkan, anggaran militer terus ditingkatkan, dan diplomasi semakin kehilangan makna. Dunia tidak lagi dipimpin oleh kebijaksanaan, tetapi oleh ambisi, ego, dan ketakutan”, sindirnya.

Baca juga  Koramil 1008-05/Kelua-Muara Harus Bersama Forkopimcam Gelar GEMA JALIN, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Kebersihan Lingkungan

Jika situasi ini terus dibiarkan, maka perang dunia ketiga bukan lagi sekadar kemungkinan—ia akan menjadi keniscayaan. Dan ketika itu terjadi, tidak akan ada pemenang. Semua akan menjadi pecundang dalam tragedi terbesar sepanjang sejarah manusia.

“Indonesia, sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas-aktif, tidak boleh diam. Dunia membutuhkan suara moral, bukan sekadar kekuatan militer. Kita harus berani menjadi penyeimbang, mendorong de-eskalasi, dan mengingatkan dunia bahwa perang bukan solusi—melainkan jalan pintas menuju kehancuran, desaknya.

Sejarah telah berkali-kali mengajarkan bahwa peradaban besar runtuh bukan karena kekurangan kekuatan, tetapi karena kegagalan mengendalikan keserakahan dan konflik. Pertanyaannya sekarang: apakah umat manusia akan kembali mengulangi kesalahan yang sama?

“Ataukah kita memilih untuk berhenti dan menghentikan—sebelum semuanya terlambat?”, pungkasnya.[]

Sumber: ASH
Editor: Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kasdim 1612/Manggarai Bersama Forkopimda Melaksanakan Pendampingan Pembayaran Tanah Proyek PLTP Ulumbu Tepat Sasaran

Artikel

Ayo Jaga Kamtibmas Selama Pemilu Gunakan Media Himbauan

Artikel

Tangkap DPO Preman, Kampung Keroyok Pegawai PLN

Artikel

Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sampaikan Sosialisasi Stop Pungutan Liar di Wilkum Polsek Maliku

Artikel

DANWINGDIK 800/PASGAT HADIRI APEL KHUSUS TAHUN BARU 2025 DI MAKO KOPASGAT

BERITA UTAMA

PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI, KAKANWIL BAHAS BERBAGAI ASPEK UNTUK OPTIMALISASI KINERJA

Artikel

Sambut Hari Jadi ke-76, Polwan Polres Pamekasan Gelar Kerja Bakti Religi dan Bakti Sosial

Artikel

Semangat Tak Padam, Satgas TMMD HST Lanjutkan Pembangunan Jalan Usai Sholat Jumat