Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Rabu, 1 April 2026 - 17:06 WIB

Lia Istifhama, Hangatnya Hati Seorang Senator Cantik untuk Masyarakat

SURABAYA — Di balik sorotan panggung penghargaan, ada ketulusan yang tak selalu terlihat. Saat Lia Istifhama menerima apresiasi “Senator Idola” dari Radar Surabaya, Selasa (31/03), yang tampak bukan sekadar kebanggaan—melainkan kerendahan hati seorang perempuan yang paham, bahwa setiap langkahnya adalah titipan harapan masyarakat.

Sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari Jawa Timur, Ning Lia tidak ingin dikenal hanya dari gelar atau jabatan. Ia memilih dikenal dari cara ia hadir—menyapa, mendengar, dan merasakan apa yang dirasakan rakyatnya.

Ia percaya, politik bukan tentang siapa yang paling kuat bersuara, tetapi siapa yang paling tulus mendengarkan.

Tumbuh dari keluarga yang menjunjung tinggi nilai pendidikan dan keagamaan, putri KH Masykur Hasyim ini membawa bekal empati dalam setiap pengabdiannya. Baginya, setiap keluhan warga bukan sekadar data, melainkan cerita hidup yang harus diperjuangkan.

Baca juga  Polri Terus Kirimkan Pasukan serta Logistik ke Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera, Sinergi Kemanusiaan Bersama PT Pelni

Tak jarang, ia larut dalam perbincangan sederhana dengan masyarakat—di sudut desa, di tengah kegiatan pemuda, atau dalam forum kecil yang jauh dari gemerlap protokoler. Dari sana, ia belajar bahwa harapan rakyat sering kali sederhana: didengar, diperhatikan, dan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.

Langkah-langkahnya di Senayan pun tak jauh dari itu. Ia mendorong kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat—dari pendidikan anak, pemberdayaan perempuan, hingga peluang bagi generasi muda untuk berdiri di atas kaki sendiri.

Namun, yang membuatnya berbeda bukan hanya apa yang ia kerjakan, melainkan bagaimana ia melakukannya—with heart, dengan hati.

Baca juga  JALIN KEKOMPAKAN MELALUI KEGIATAN FISIK MENTAL DAN DISIPLIN

Di luar ruang politik, Ning Lia menyalurkan jiwa seninya, menulis, berbicara, dan menginspirasi. Ia percaya, perubahan tidak selalu harus dimulai dari hal besar—kadang cukup dari satu kata yang menguatkan, satu karya yang menyadarkan, atau satu langkah kecil yang konsisten.

Penghargaan “Senator Idola” itu pun seakan menjadi cermin: bahwa masyarakat tidak hanya melihat kerja, tetapi juga merasakan ketulusan.

Dan mungkin, itulah yang paling langka hari ini—seorang pemimpin yang tidak hanya hadir untuk memimpin, tetapi juga untuk mengerti.

Di tengah hiruk-pikuk dunia politik, Lia Istifhama memilih jalan yang sunyi namun bermakna: berjalan bersama rakyat, bukan di depan mereka.

Anil

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Panglima TNI: Latihan Gabungan TNI Memiliki Dimensi Taktis, Strategis dan Politis

BERITA UTAMA

Babinsa Korami 08/Alian Rapat Pemberkasan Balon Kades

BERITA UTAMA

Perubahan Generasi Indonesia

BERITA UTAMA

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun Palestina dikelilingi Oleh Tentara Israel

Artikel

RESMI DI STOP PERS

BERITA UTAMA

Duduk Bersama Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sampaikan Himbauan Waspada Modus Penipuan Online.

Artikel

Sosialisasikan Kepada Masyarakat Oleh Personil Polsek Sebangau Permai Tentang Saber Pungli

Artikel

Sambang ke Masyarakat, Personel Polsek Maliku Lakukan Sosialisasi dan Imbauan