Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / Tag

Rabu, 15 April 2026 - 09:58 WIB

Tak Cukup Minta Maaf, AMI Tekan PKS Pecat Aboe Bakar ! Wajib Sujud Maaf ke Ulama Madura

Surabaya – Gelombang protes terhadap pernyataan kontroversial Aboe Bakar Al-Habsyi terus membesar. Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPW Partai Keadilan Sejahtera Jawa Timur, Selasa (14/4/2026), sebagai bentuk kecaman keras atas pernyataan yang dinilai telah mencederai kehormatan ulama Madura.

Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, SE,SH melontarkan pernyataan keras. Ia menilai ucapan Aboe Bakar bukan sekadar kekeliruan, melainkan bentuk penghinaan terbuka terhadap ulama dan masyarakat Madura.

“Ini bukan sekadar salah ucap. Ini adalah bentuk penghinaan terhadap ulama Madura. Pernyataan seperti ini tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apapun,” tegas Baihaki.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut telah masuk dalam kategori isu ras dan SARA yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Baca juga  Danrem 072/Pamungkas Hadiri Lomba Menembak Open Dandim Cup Kodim 0708/Purworejo Tahun 2023

“Kalau sudah menyeret ulama dan wilayah tertentu dengan stigma negatif, ini sudah masuk ranah SARA. Ini berbahaya dan bisa memicu konflik sosial,” ujarnya.

AMI mendesak DPP PKS untuk segera mengambil langkah tegas berupa pemecatan terhadap Aboe Bakar Al-Habsyi.

Baihaki juga menilai bahwa permintaan maaf melalui media sosial tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Jangan hanya berani minta maaf di media sosial. Kalau memang punya itikad baik, datang langsung ke Madura. Minta maaf ke ulama dan masyarakat di setiap kabupaten. Itu baru bentuk tanggung jawab,” tegasnya lagi.

Baca juga  Wujud Moderasi Beragam, Pj. Wali Kota Mojokerto Inisial Program Bersih- Bersih Rumah Ibadah

Massa aksi diterima oleh bidang hukum DPW PKS Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, pihak PKS disebut menerima tuntutan AMI dan berjanji akan menyampaikannya ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Tak hanya itu, AMI memastikan akan membawa persoalan ini ke tingkat nasional. Pada Kamis mendatang, AMI berencana mengirimkan surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia untuk meminta dilakukan evaluasi terhadap Aboe Bakar.

“Kami akan kirim surat ke Presiden. Negara tidak boleh diam. Harus ada evaluasi karena ini sudah meresahkan dan melukai masyarakat,” kata Baihaki.

(Samsul)

Share :

Baca Juga

Artikel

Ahli Waris Kecewa!!!, Gus Fuad Badas Angkat Bicara Biaya Sewa dan Proses “Dapur SPPG Berdiri Yang Bermasalah”

Artikel

Personel Satgasmar Pam Ambalat XXIX Terima Duklog Dari Panglima TNI

Artikel

Jukir Kota Batu Akan Terikat Kerjasama, Melalui Surat Keputusan Walikota Batu

Artikel

Patroli Rutin Di Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Sat Lantas Polres Pulang Pisau

BERITA UTAMA

Tumbuhkan Kekompakan, Prajurit Yonmarhanlan VIII Laksanakan Pertahanan Mars Di Lembah Gunung Dua Saudara

Artikel

Satgas TMMD ke-124 Kodim 1002/HST Terus Maju Bedah Rumah Tidak Layak Huni Ardiansyah

BERITA UTAMA

Babinsa melaksanakan komsos membatu warga bianaanya dalam rangka pembangunan rumah

Artikel

Pemkab Sidoarjo Perkuat PCNU Lewat Dukungan Rp,21 Miliar