Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Selasa, 21 April 2026 - 20:16 WIB

Heru MAKI Bongkar Dugaan “Jalur Tikus” Mutasi Kepsek, Soroti Kepindahan Bu Lilik ke SMKN 12 Surabaya Tanpa Rekomendasi

Surabaya – Ketua MAKI Jawa Timur, Heru, melontarkan kritik tajam terhadap dugaan praktik kotor dalam proses mutasi kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Timur. Sorotan utama diarahkan pada kepindahan Bu Lilik dari jabatan Kepala SMKN 2 Lumajang ke kursi Kepala SMKN 12 Surabaya yang disebut tidak melalui rekomendasi resmi Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Jember.

 

Menurut Heru, jika benar perpindahan tersebut berlangsung tanpa rekomendasi administratif dari pejabat wilayah yang berwenang, maka patut diduga ada “jalur tikus” yang sengaja dibuka oleh oknum tertentu demi meloloskan kepentingan tertentu.

 

“Kalau Kacabdin sebagai kepanjangan tangan Kadindik di daerah tidak pernah merekomendasikan, lalu siapa yang memuluskan mutasi itu? Ini tidak boleh dianggap sepele,” tegas Heru.

 

Ia menyebut kasus ini bukan sekadar persoalan rotasi jabatan biasa, tetapi menyangkut integritas tata kelola pendidikan di Jawa Timur. Mutasi kepala sekolah, kata dia, seharusnya dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis kebutuhan lembaga, bukan karena kedekatan, lobi, apalagi transaksi.

Baca juga  Personil Piket Sosialisasikan Pelayanan Publik Call Center Polsek Kahayan Tengah

 

Heru bahkan menyinggung adanya dugaan “udang di balik batu”, yakni kemungkinan keterlibatan pihak-pihak tertentu yang bermain di balik layar untuk mengatur perpindahan jabatan strategis tersebut.

 

“Jangan sampai sekolah negeri dijadikan pasar jabatan. Jika ada uang pelicin atau titipan kepentingan, maka itu bentuk penghinaan terhadap dunia pendidikan,” ujarnya tajam.

 

Sorotan MAKI Jatim makin menguat setelah mencuat insiden intimidatif terhadap Ketua Komite SMKN 12 Surabaya yang terjadi di ruang kepala sekolah dan sempat viral. Peristiwa itu disebut membuka tabir persoalan yang lebih besar di internal sekolah.

 

Pasca kejadian tersebut, Tim Litbang MAKI Jatim mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat Lumajang mengenai rekam jejak mutasi Bu Lilik dan dugaan proses yang tidak lazim.

Baca juga  Sambangi Masyarakat, Polsek Rakumpit Sebarkan Nomor Pengaduan

 

Heru mendesak Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Bidang GTK, serta Cabang Dinas Surabaya-Sidoarjo segera membuka seluruh dokumen mutasi, mulai dari usulan, rekomendasi, hingga dasar penempatan jabatan.

 

“Kalau semuanya bersih, buka saja datanya. Tapi kalau ditutup-tutupi, publik akan makin yakin ada permainan,” katanya.

 

MAKI Jatim juga mengingatkan bahwa dugaan jual beli kursi kepala sekolah selama ini bukan isu baru. Banyak aduan telah masuk, namun kerap sulit dibuktikan karena praktiknya dilakukan rapi dan tertutup.

 

“Jangan tunggu aparat penegak hukum turun tangan baru sibuk klarifikasi. Bersihkan sekarang juga. Pendidikan tidak boleh dikuasai mafia jabatan,” pungkas Heru.

Anil

Share :

Baca Juga

Artikel

Baru Berapa Hari Menjabat PLH Camat Sampang, Sudah Berani Tanda Tangan Pengajuan Pergantian PJ Kades

Artikel

Babinsa Koramil 06/Barabai Pendampingan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor

Artikel

Aspirasi Boyman Harun Dipertanyakan, 18,5 Miliyar Lebih Proyek Pelang Kepuluk, Ini Kabarnya!!

Artikel

Satgas TMMD ke-124 Kodim HST Pacu Pembangunan Jalan di Haruyan Demi Warga

Artikel

Polres Bojonegoro Amankan Tersangka Pengoplos LPG Subsidi 3 Kg dan Ratusan Tabung Gas

Artikel

Kasad di Tapanuli Tengah: Pascabencana Tak Ada Pilihan Selain Kerja Keras

BERITA UTAMA

Satlantas Polres Pulang Pisau Bagikan Brosur Kamseltibcarlantas kepada Pengendara

Artikel

Babinsa Kuala Pangkalan Keramat Bersama Warga Perbaiki Jembatan Rusak Di Wilayah Binaan