Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:09 WIB

Di Balik Angka Rp259 Miliar, MAKI Jatim Ingatkan: Audit Bukan Vonis, Tapi Alarm Perbaikan

TargetNews.ID Surabaya — Di tengah riuhnya perbincangan publik soal angka ratusan miliar rupiah, ada satu hal yang nyaris tenggelam: pemahaman. Ketika nama RSUD Dr. Soetomo terseret dalam pusaran isu hasil audit, persepsi publik seolah berlari lebih cepat daripada fakta yang sedang diproses.

 

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur mencoba menarik rem. Bukan untuk membela, tapi untuk meluruskan. Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo, menegaskan bahwa audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bukanlah palu hakim, melainkan cermin—yang memantulkan apa yang perlu dibenahi.

 

“Audit itu bukan untuk menghukum, tapi untuk memperbaiki. Kalau setiap temuan langsung dianggap pelanggaran, kita sedang menyederhanakan sesuatu yang seharusnya dipahami utuh,” ujarnya.

 

Angka Rp259 miliar memang terdengar besar, bahkan menggetarkan. Namun di balik angka itu, terdapat konteks yang tak boleh diabaikan: catatan korektif, rekomendasi, dan ruang untuk pembenahan. Dalam sistem keuangan negara, itulah mekanisme yang berjalan—tidak selalu hitam dan putih.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Sebangau Kuala Sampaikan Pesan Kamtibmas

 

Heru mengingatkan, ada prinsip dasar yang kerap dilupakan di tengah derasnya opini: praduga tidak bersalah. Ketika asumsi lebih dulu mengambil alih, maka yang lahir bukan lagi kontrol publik, melainkan penghakiman prematur.

 

Lebih jauh, MAKI menegaskan bahwa temuan audit baru akan bertransformasi menjadi persoalan hukum jika rekomendasi yang diberikan diabaikan. Artinya, proses masih berjalan, ruang perbaikan masih terbuka.

 

Dari dalam, pihak RSUD Dr Soetomo disebut tidak tinggal diam. Proses tindak lanjut berjalan, sebagian bahkan telah dituntaskan. Ini bukan gambaran institusi yang lalai, melainkan organisasi yang sedang berbenah—meski mungkin tak selalu terlihat di permukaan.

 

Namun di luar sana, narasi sudah terlanjur terbentuk. Opini-opini liar bermunculan, sebagian tanpa pijakan data yang utuh. MAKI Jatim menyayangkan kecenderungan ini. Bagi mereka, kritik itu penting, tapi harus berpijak pada fakta, bukan sekadar asumsi yang diperkeras.

Baca juga  Personel Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Melaksanakan Kegiatan Cooling System

 

“Kalau ingin mengawasi, mari lakukan dengan data. Tanyakan langsung ke BPK bagaimana progresnya. Jangan membangun cerita sebelum prosesnya selesai,” tegas Heru.

 

Di sisi lain, MAKI juga mendorong keterbukaan yang lebih luas dari manajemen rumah sakit. Transparansi bukan sekadar kewajiban administratif, tapi kebutuhan publik di tengah krisis kepercayaan. Semakin terang prosesnya, semakin kecil ruang bagi spekulasi.

 

Kisah ini bukan hanya tentang satu rumah sakit atau satu angka. Ini tentang bagaimana kita—sebagai publik—memahami proses, menahan diri dari kesimpulan instan, dan tetap kritis tanpa kehilangan objektivitas.

 

Karena pada akhirnya, kepercayaan tidak dibangun dari kebisingan, melainkan dari kejujuran proses dan keberanian untuk terus memperbaiki.

Anil

Share :

Baca Juga

Artikel

Kepala desa Tengket di Kabarkan mendapatkan Surat Panggilan dari Polda Jatim

Artikel

Polres Pulang Pisau membagikan pamflet brosur dan stiker untuk mengutamakan keselamatan lalu lintas kepada masyarakat pengguna jalan raya.

Artikel

Semarak Idul Fitri Dandim 1208/Sambas Bersama Forkopimda Lepas Pawai Takbiran Keliling

Artikel

Rutan Peduli, lakukan Deteksi Dini Kasus TBC Aktif, Gelar Skrinning ACF TBC bagi Warga Binaan

BERITA UTAMA

Personel Polsek Kahayan Kuala sambangi warga dan Memberikan himbauan Tentang Larangan Membakar hutan dan lahan

Artikel

Terus Berikan Himbauan Kamtibmas Personil Satbinmas sambangi petugas SPBU

BERITA UTAMA

Camat Atambua Barat Bpk. L Stef Donpeira, S.Sos Dukung Lomba Paduan Suara Dalam Peringatan HANI / Hari Internasional Anti Narkoba di Kabupaten Belu

Artikel

Antisipasi Kemacetan, Polres Pulang Pisau Atur Lalu Lintas di Titik Rest Area Momen Peringatan 5 Rajab Guru Sekumpul Ke-21