Home / BERITA UTAMA / DAERAH / TNI-POLRI

Senin, 1 Juni 2026 - 20:12 WIB

IR RENDY LAMADJIDO: SOSOK YANG MENGKLAIM DIRI SEBAGAI “BAPAK REVOLUSI” — BEBERAPA DUGAAN MENGECEWAKAN

JAKARTA, 16 JUNI 2026 – Ir Rendy Lamadjido, yang pernah dikenal sebagai sosok yang mengklaim diri sebagai “bapak revolusi” dan mantan anggota DPRD dari daerah tertentu, kini menjadi sorotan publik setelah beberapa dugaan muncul dari berbagai pihak. Beberapa pihak menyampaikan kekhawatiran terkait dugaan bahwa beliau telah memberikan janji kepada mahasiswa dan aktivis kampus yang belum terealisasi, serta dugaan terkait perilaku yang dinilai tidak sesuai dengan etika yang diharapkan dari seorang tokoh masyarakat.

KEKHAWATIRAN TERKAIT DUGAAN JANJI BELUM TERREALISASI

Menurut keterangan dari beberapa aktivis kampus yang tidak ingin disebutkan namanya, Ir Rendy Lamadjido telah beberapa kali menyampaikan bahwa akan memberikan dukungan finansial, akses ke jejaring politik, serta bantuan dalam mengembangkan gerakan kemasyarakatan. Namun, beberapa di antaranya menyampaikan bahwa janji-janji tersebut belum terealisasi sesuai dengan harapan mereka.

“Saat ini beberapa mahasiswa merasa harapannya belum terpenuhi. Dia datang dengan label ‘bapak revolusi’, berbicara penuh semangat tentang perubahan, namun beberapa pihak merasa energi dan dedikasi yang diberikan belum mendapatkan hasil yang diharapkan,” ujar salah satu aktivis kampus.

Baca juga  Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Komitmen Bertransformasi Demi Pelayanan yang Semakin Presisi dan Humanis

Beberapa aktivis juga menyampaikan bahwa mereka pernah diminta untuk mengumpulkan dana atau melakukan beberapa pekerjaan atas nama gerakan, namun belum mendapatkan klarifikasi yang memadai terkait penggunaan dana atau hasil kerja yang dilakukan.

KEKHAWATIRAN TERKAIT PERILAKU YANG DINILAI TIDAK SESUAI ETIKA

Selain kekhawatiran terkait janji yang belum terealisasi, terdapat keterangan dari seorang warga yang menyatakan pernah melihat Ir Rendy Lamadjido bersama wanita lain di dalam kamar hotel pada beberapa kesempatan. Menurut keterangan tersebut, ia seringkali menghubungi wanita dengan dalih kerja atau pertemuan penting, namun beberapa pihak menilai bahwa hal tersebut tidak sesuai dengan etika yang seharusnya dimiliki seorang tokoh yang mengaku sebagai pembela keadilan.

“Saya pernah bertemu dengannya beberapa kali di hotel bersama wanita yang bukan istri sahnya. Dia selalu tampak berusaha menjaga privasi, namun beberapa pihak merasa bahwa perilaku tersebut perlu diklarifikasi,” ujar sang sumber.

Beberapa sumber juga menyampaikan bahwa terdapat wanita yang merasa tidak nyaman dengan perlakuan yang diterima, meskipun hingga saat ini belum ada pihak yang secara resmi melaporkan hal tersebut ke lembaga berwenang.

Baca juga  BUPATI PAMEKASAN LANTIK KADES PAW DESA KADUR, INI HARAPANNYA

PERTANYAAN TERHADAP KREDIBILITAS SEBAGAI TOKOH MASYARAKAT

Dugaan-dugaan yang muncul ini membuat beberapa pihak bertanya-tanya tentang kredibilitas Ir Rendy Lamadjido sebagai sosok yang mengklaim diri sebagai “bapak revolusi”. Beberapa pihak mengajukan pertanyaan: bagaimana seorang yang mengaku memperjuangkan kepentingan rakyat bisa membuat beberapa pihak merasa kecewa, serta melakukan perilaku yang dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diajunkan?

“Jika dugaan tersebut terbukti benar, maka gelar ‘bapak revolusi’ yang dia klaim perlu diperiksa lebih jauh. Kita berharap setiap tokoh masyarakat dapat menjalankan diri sesuai dengan nilai-nilai perjuangan yang mereka kemukakan,” tegas salah satu pengamat sosial.

PENULIS: Redaksi Nasional
SUMBER:

– Keterangan dari beberapa aktivis kampus dan mahasiswa
– Informasi dari sumber yang menyampaikan pengamatan terkait perilaku di hotel
– Data dari sumber yang mengetahui latar belakang Ir Rendy Lamadjido
– Informasi riwayat keikutsertaan dalam kegiatan kemasyarakatan

#IrRendyLamadjido #BapakRevolusi #TransparansiTokoh #HakMasyarakat #EtikaMasyarakat

CATATAN: Ruang hak jawab tetap terbuka bagi Ir Rendy Lamadjido untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan yang muncul, guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Share :

Baca Juga

Artikel

Kodim 1002/HST Gelar Upacara Hari Juang Kartika, Perkuat Semangat Korsa

BERITA UTAMA

Sosialisasi Penerimaan Polri, Kapolsek Ingatkan Pelajar di Kota Tegal Jangan terlibat Tawuran dan Perang Sarung

Artikel

Gunakan Maklumat Kapolda Kalteng Berikan Edukasi Larangan Membawa Sajam Saat Unras Dan Larangan Karhutla

BERITA UTAMA

Akrab dengan Warga Tempapan Hulu, Satgas TMMD Reguler Ke-129 Gelar Olahraga Bersama

BERITA UTAMA

Laksanakan Patroli Malam Personel Polsek Banama Tingang Tidak Lupa Sambangi Poskamling Warga Desa Bawan

Artikel

SAT LANTAS POLRES PULANG PISAU LAKSANAKAN PEMBAGIAN BROSUR KAMSELTIBCARLANTAS

Artikel

Kamtibmas, Kapolres Madiun Kunjungi Ketua Umum Perguruan Silat

Artikel

Babinsa Kalitengah Bersama Tiga Pilar Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan Beras Bulog Untuk 502 Warga