Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:18 WIB

AMI Soroti Dugaan Kaburnya Napi: Lapas Kelas I Madiun, Copot Pejabat Lalai

Surabaya – Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Madura Indonesia (AMI) melontarkan kritik keras terhadap dugaan kaburnya seorang narapidana asal Pati dari Lapas Kelas I Madiun. Jika informasi tersebut benar, AMI menilai peristiwa itu merupakan indikasi lemahnya sistem pengamanan di lembaga pemasyarakatan.

Tak hanya itu, AMI juga mempertanyakan informasi yang beredar mengenai dugaan masih adanya peredaran narkotika di dalam lapas yang dikaitkan dengan narapidana berinisial A dan SM.

Menurut Bung Sambasri selaku Kepala Departemen Tipikor dan Investigasi AMI menyampaikan, apabila informasi tersebut terbukti benar, maka hal itu menjadi tamparan serius bagi sistem pembinaan dan pengawasan di lingkungan pemasyarakatan.

Baca juga  Ini cara agar memutus mata rantai covid-19, Personil Polsek Pandih Batu Semprot Cairan Desinfektan Di Mako Polsek

“Kami mendesak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk segera melakukan investigasi secara menyeluruh, jangan ada yang ditutup-tutupi. Publik berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di balik tembok Lapas Kelas I Madiun,” tegas Bung Sambasri.

AMI menegaskan, apabila terbukti terjadi kelalaian yang menyebabkan narapidana kabur maupun adanya pembiaran terhadap peredaran narkotika di dalam lapas, maka pejabat yang bertanggung jawab harus dievaluasi, bahkan dicopot dari jabatannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain mengusut dugaan keterlibatan narapidana, AMI meminta aparat penegak hukum mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat apabila memang ditemukan pelanggaran.

Baca juga  KEMANA MASYARAKAT UNTUK MENGADU JIKA PEMERINTAH KABUPATEN DAN BPN SUMENEP SEKALIAN PENEGAK HUKUM MENGENYAMPINGKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

AMI menyatakan akan terus mengawal persoalan ini dan tidak menutup kemungkinan melakukan audiensi maupun aksi penyampaian pendapat apabila penjelasan resmi dari pihak berwenang tidak kunjung diberikan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Lapas Kelas I Madiun mengenai informasi yang beredar. Awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak lapas dan instansi terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.

(Samsul)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas Polsek Kahayan Tengah laksanakan sosialisasi larangan membakar hutan

BERITA UTAMA

JALIN SILATURAHMI DANPASMAR 3 LAKSANAKAN COURTESY CALL KOARMADA III

Artikel

Polda Jatim Tetapkan Tersangka 4 Kades di Bojonegoro Diduga Korupsi Dana BKK

Artikel

Babinsa Koramil 1612-06/Lembor Ikuti Penyaluran BLT Dana Desa di Wae Wako

BERITA UTAMA

Kanit Binpolmas Sat Binmas Polres Pulang pisau Melaksanakan Kegiatan Polisi RW Ke Desa

BERITA UTAMA

PERSAGI Siapkan Lulusan Gizi Jadi Wirausaha, Dukung Program Makan Bergizi Gratis hingga Sekolah Rakyat

BERITA UTAMA

Kembali Personel Polsek Kahayan Tengah melaksanakan Maskerisasi dan Imbauan

BERITA UTAMA

Anev Mingguan Satbinmas Polres Pulang Pisau Menerima Arahan Kasat Binmas