TargetNews.ID Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya memperkuat eksistensi pasar tradisional melalui program modernisasi di 16 lokasi pasar. Langkah ini dilakukan untuk menghadirkan fasilitas yang lebih nyaman bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas para pedagang agar mampu bersaing di tengah perkembangan sektor perdagangan modern.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Iman Krestian, menjelaskan bahwa revitalisasi pasar merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur perdagangan rakyat. Dengan kondisi pasar yang lebih tertata, bersih, dan representatif, diharapkan minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional semakin meningkat.
Sebanyak 16 pasar yang menjadi sasaran program modernisasi meliputi Pasar Tembok Dukuh, Pasar Kembang, Pasar Simogunung, Pasar Wonokromo, Pasar Karah, Pasar Kedungsari, Pasar Genteng, Pasar Babaan Baru, Pasar Kapasan, Pasar Pucang Anom, Pasar Pecindilan, Pasar Dukuh Kupang, Pasar Gresik PPI, Pasar Gubeng Masjid, Pasar Pakis, dan Pasar Krembangan.
Menurut Iman Krestian, revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga bertujuan menciptakan lingkungan pasar yang aman, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui program ini, Pemkot Surabaya berharap pasar tradisional tetap menjadi pusat perekonomian rakyat yang mampu berkembang mengikuti kebutuhan zaman tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai tempat transaksi masyarakat dan pelaku usaha kecil.
TARGETNEWS.ID










