Home / Uncategorized

Jumat, 18 September 2026 - 08:05 WIB

Rakor Lintas Daerah Sepakati Parluh PSHT Tak Digelar di Madiun, Magetan Siap Jadi Tuan Rumah

TARGETNEWS.ID MADIUN — Pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lintas wilayah menyepakati Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pimpinan Dr. Ir. Muhammad Taufiq tidak dilaksanakan di Kota maupun Kabupaten Madiun.

Kesepakatan itu dihasilkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda lintas daerah yang berlangsung di GCIO Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun, Rabu (16/9/2026).

Rakor tersebut melibatkan unsur Forkopimda Provinsi Jawa Timur, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, serta Kabupaten Magetan. Pembahasan difokuskan pada kesiapan wilayah, keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat menjelang rencana pelaksanaan Parluh pada 25–27 September 2026.

Rakor dibuka Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun dan dipimpin Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur Eddy Supriyanto. Sejumlah unsur TNI-Polri dan jajaran pemerintah daerah turut mengikuti pembahasan.

Baca juga  Perwakilan Koorcabrem 072/PMK Raih Juara I Lomba Cerdas Cermat di PD IV/Diponegoro

Berdasarkan hasil kesepakatan bersama, kegiatan Parluh PSHT pimpinan Dr. Ir. Muhammad Taufiq tidak digelar di wilayah Kota Madiun maupun Kabupaten Madiun. Pertimbangan yang dikedepankan adalah menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat.

Dalam forum tersebut, Kabupaten Magetan menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan. Magetan kemudian menjadi alternatif lokasi setelah Madiun disepakati tidak menjadi tempat penyelenggaraan Parluh.

Keputusan itu juga berkaitan dengan hasil Focus Group Discussion (FGD) Forkopimda Kota Madiun pada 12 Agustus 2026. Dalam forum sebelumnya, tercatat adanya keberatan terhadap rencana pelaksanaan Parluh di Kota Madiun, terutama berkaitan dengan kekhawatiran terhadap aspek keamanan dan ketertiban.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas pemerintah daerah. Koordinasi dengan Kabupaten Madiun dan Kabupaten Magetan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Baca juga  GAGAL DALAM MENANGANI PENGUSAHA ILEGAL, KEPEMIMPINAN BUPATI SUMENEP DI PERTANYAKAN.

Sementara itu, kesiapan Magetan sebagai calon lokasi penyelenggaraan memberikan alternatif agar agenda organisasi tetap dapat dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi keamanan wilayah.

Keterangan resmi Pemkot Madiun menyebutkan bahwa Magetan telah menyatakan kesiapannya menerima kegiatan tersebut. Namun, keputusan teknis mengenai pelaksanaan selanjutnya masih menunggu pihak penyelenggara.

Dalam kesepakatan rakor, unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah juga berkomitmen menjaga Kota dan Kabupaten Madiun tetap aman serta kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Koordinasi lintas wilayah tersebut menjadi langkah bersama untuk memastikan setiap kegiatan dapat berlangsung dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat, khususnya aspek keamanan, ketertiban, dan keselamatan publik.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Di Duga Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor) Surabaya,

Uncategorized

Pastikan Berjalan Lancar, Polres Pulang Pisau Amankan Event Lomba Lari 5k

Uncategorized

Dalam Mengantisipasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas Polsek Kahayan Tengah Gelar Operasi KRYD

Artikel

Java Paragon Surabaya Dukung Penuh, HUT Ke-6 KJJT Tahun 2025

Artikel

Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sampaikan Himbauan Waspadai Modus Penipuan Online

Artikel

Prajurit Batalyon Kapa 2 Marinir Laksanakan Kuisioner Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK)

Uncategorized

Penuh Suasana Haru, Kapolsek Banyuates Ucapkan Terimakasih dan Permohonan Maaf.

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau Optimalkan Pelaksanaan Patroli Pada Daerah Rawan Laka dan Rawan Pelanggaran