Home / BERITA UTAMA / TNI KODIM

Jumat, 18 September 2026 - 09:53 WIB

Gotong Royong Pulihkan Dampak Kebakaran, TNI dan Warga Bersihkan Puing Rumah Korban

HULU SUNGAI TENGAH – Guna meringankan beban warga sekaligus membantu mempercepat pemulihan pascakebakaran, personel Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah bersama komponen masyarakat melaksanakan karya bakti membersihkan puing-puing sisa kebakaran di Desa Tabu Darat, RT 004/RW 002, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan menyusul musibah kebakaran yang terjadi pada Rabu (16/9/2026) dan mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, bahkan sebagian di antaranya ludes terbakar.

Dengan menggunakan peralatan yang tersedia, personel TNI bersama warga dan para relawan bergotong royong mengangkut serta membersihkan material sisa kebakaran yang berserakan di lokasi.

Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Danramil 1002-04/Labuan Amas Selatan Kapten Inf Bajuri menyampaikan bahwa karya bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang tertimpa musibah.

Baca juga  Operasi Pengejaran OPM Berlanjut Prajurit TNI Tembak Seorang Desertir

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya membantu meringankan beban warga korban kebakaran. Pembersihan puing-puing ini juga diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan lingkungan dan memberikan semangat kepada warga untuk kembali bangkit setelah musibah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan gotong royong akan terus mengedepankan sinergi antara TNI, pemerintah desa, masyarakat dan para relawan. Menurutnya, kepedulian dan kebersamaan seluruh pihak sangat dibutuhkan dalam membantu warga yang terdampak bencana.

Berdasarkan data di lapangan, terdapat tujuh kepala keluarga yang terdampak dalam musibah kebakaran tersebut. Masing-masing yakni Syafruddin dengan satu KK dan empat jiwa, bangunan kayu mengalami kerusakan 100 persen.

Kemudian Arifin (Nortaniah) satu KK dua jiwa dengan bangunan kayu mengalami kerusakan 100 persen; Marjuni satu KK tiga jiwa dengan bangunan kayu mengalami kerusakan 100 persen; Abdul Hamid dua jiwa dengan bangunan semi permanen mengalami kerusakan 100 persen; serta Usman Jumanti satu KK lima jiwa dengan kerusakan bangunan 100 persen.

Baca juga  🌏 Pesawat C-130 J-Super Hercules Kedua, Diserah Terimakan Kepada TNI AU

Sementara Syahrani tercatat dua KK tiga jiwa dengan tingkat kerusakan sekitar 20 persen, sedangkan H. Jayadi satu KK satu jiwa dengan tingkat kerusakan sekitar 10 persen.

Di lokasi kegiatan, Hasbullah, Pembakal Desa Tabu Darat Hilir menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI, relawan serta seluruh masyarakat yang telah turun langsung membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI dan seluruh relawan yang sudah membantu warga kami. Kehadiran dan gotong royong seperti ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ungkapnya.

Karya bakti tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam membantu warga terdampak musibah, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.(pen1002hst).

Share :

Baca Juga

Artikel

Pastikan Tepat Sasaran, Babinsa Pantau Progres KDKMP Garagata

Artikel

Satgas Ops Damai Cartenz-2025 Tangkap DPO KKB di Sentani, Jayapura

BERITA UTAMA

Water Tank TNI AD Salurkan Air Bersih, Kodim 1008/Tabalong Bantu Warga Hadapi Kekeringan

Artikel

Data BPS, Juli 2024 Kota Tegal Alami Deflasi 0,01 Persen

BERITA UTAMA

Personel Polsek Kahayan Kuala mensosialisasikan layanan aduan Calcenter 110 guna meminimalisir angka kejahatan dan juga memudahkan masyarakat dalam penyampaian pengaduan.

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 15/Klirong laksanakan Karya Bakti Pengecoran Jalan Di Desa Binaan

BERITA UTAMA

Beasiswa PIP Jalur Aspirasi Tahun Anggaran 2023 di Kota Blitar Di serahkan Oleh Guruh Sukarno Putra Berharap anak – anak lebih semangat Belajar

BERITA UTAMA

Guyub, Para Pemimpin Brebes Masa Lalu