Home / BERITA UTAMA / TEGAL

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Pawai Obor Simbol Hadirnya Cahaya Penerang Budaya Religius

TEGAL, TargetNews.ID —Wakil Walikota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah menyatakan bahwa pawai obor bukan sekadar perayaan, melainkan simbol hadirnya cahaya penerang budaya religius yang diharapkan dapat menyingkirkan kemaksiatan dan kemudaratan di Kota Tegal.

Pawai obor ini sebagai upaya kita menghidupkan kembali tradisi dan pelestarian budaya lokal. Secara simbolis, obor menghadirkan cahaya penerang untuk kota ini. Mari kita jadikan peringatan Hari Santri sebagai pemotivasi untuk mengabdi kepada bangsa, negara, dan Nahdlatul Ulama,” ujar Tazkiyyatul Muthmainnah dalam sambutannya sesaat sebelum mengibarkan bendera start menandai pemberangkatan sekitar 1.400 peserta dari 28 kontingen Pawai Obor Hari Santri Nasional Tahun 2026 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Tegal dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, di Pendopo Kecamatan Tegal Selatan, Sabtu (24/10/2026) malam.

Baca juga  Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Tegal Selatan Edi Budi Wibowo dan Forkopimcam Tegal Selatan, para Lurah di Kecamatan Tegal Selatan, bersama jajaran pengurus NU, Badan Otonom (Banom), Banser, Ansor dan para santri dan pelajar.

Setelah pawai obor selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara Tasyakuran Hari Santri yang diawali tahlil yang dipimpin oleh KH Khoerudin Abdurrahman dan doa oleh KH Rochmani, anggota Rois Syuriyah PCNU Kota Tegal.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Tegal kembali menekankan pentingnya pengakuan negara atas peran pilar pesantren dan santri. Wakil Wali Kota yang akrab disapa Mba Iin mengingatkan agar momen ini dijadikan ajang refleksi diri serta penguat benteng moral bagi generasi muda di tengah arus digitalisasi dan maraknya tempat hiburan malam.

Baca juga  Rangkaian Kunjungan Kerja Presiden Jokowi di Sultra

Kita tidak usah menutup mata, di luar sana ada tempat-tempat hiburan. Kita perlu menjadi penyeimbang dengan memperbanyak kegiatan keagamaan sebagai benteng anak-anak kita agar tidak salah arah,” tegasnya.

Ketua Fatayat NU Provinsi Jawa Tengah itu juga berharap sinergi antara Pemkot Tegal dan PCNU terus terjalin erat untuk menyelesaikan persoalan sosial seperti kemiskinan dan pengangguran.

Suasana malam tasyakuran diwarnai pemotongan tumpeng oleh Mba Iin yang diserahkan kepada KH Khoerudin Abdurrahman.

Acara semakin semarak saat memasuki acara pengundian doorprize dengan berbagai hadiah menarik yang telah ditunggu-tunggu oleh para peserta. Kemeriahan membuncah ketika hadiah utama berupa satu unit sepeda listrik resmi diundi. Keberuntungan berpihak kepada Dianto, salah seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser), yang berhasil membawa pulang hadiah utama tersebut.(Fauzi/Targetnews.id)

Share :

Baca Juga

Artikel

Polres Madiun Luncurkan Mobil SIGAPP, dan PESILAT, untuk Pelayanan Masyarakat

BERITA UTAMA

Wakili Danramil, Bati Tuud Koramil 17 Adimulyo Hadiri Pelantikan Anggota PKD

BERITA UTAMA

Polsek Rakumpit Terus Sebarkan Nomor Pengaduan ke Lingkungan Warga

Artikel

Pengedar Sabu Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polres Pasuruan Beserta Barang Buktinya

BERITA UTAMA

Kasatlantas Polresta Palangka Raya Sosialisasikan Program Safety Riding

Artikel

CEGAH GANGGUAN KAMTIBMAS DAN JALIN SILATURAHMI, BHABINKAMTIBMAS SAMBANGI WARGA DESA BINAAN

BERITA UTAMA

Satlantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari, Tingkatkan Kelancaran dan Keselamatan Warga

BERITA UTAMA

Wakil bupati Tegal Dorong Nilai Keagamaan Jadi Landasan Pembangunan Daerah