Home / BERITA UTAMA / DAERAH / TNI-POLRI

Jumat, 21 April 2023 - 02:12 WIB

375 Personel Gabungan Dikerahkan pada Pengamanan Lebaran Idul Fitri 2023 di Kabupaten Tegal

Slawi – Sebanyak 375 personel gabungan dari TNI-Polri, pemerintah daerah dan elemen masyarakat dikerahkan pada pengamanan Lebaran Idul Fitri 2023 di Kabupaten Tegal. Hal tersebut disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2023 di Lapangan Pemkab Tegal, Senin (17/04/2023).

Penyelenggaraan apel serentak Operasi Ketupat Candi 2023 ini bertujuan meningkatkan sinergi dari seluruh instansi terkait untuk mewujudkan mudik aman dan berkesan selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 hijriah. Operasi Ketupat Candi di Polda Jawa Tengah ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 18 April sampai 1 Mei 2023.

Baca juga  Kebakaran Di Rusun Sumur Welut Blok D Lantai Dua Diduga dari Korsleting Listrik Tidak Ada Korban Jiwa

Umi pun menekankan perlunya langkah preventif dengan menempatkan personel pengamanan di titik rawan kemacetan dan melengkapinya dengan rambu-rambu. Disamping itu, masyarakat juga diimbau memastikan kelayakan kendaraan pribadinya sebelum digunakan perjalanan mudik.

“Intensifkan edukasi tentang tertib berlalu lintas. Imbau para pengemudi untuk memastikan kondisi kesehatan dan segera beristirahat apabila merasakan lelah,” kata Umi.

Ditemui usai acara, Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun menjelaskan pada pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2023 ini pihaknya membuka 13 pos pengamanan gabungan, di antaranya empat pos pelayanan di rest area, tiga pos pengamanan di objek wisata sebagai sentral keramaian pasca lebaran dan enam pos di titik rawan kemacetan.

Baca juga  Babinsa Tambakan Dampingi Petani Tanam Padi Musim Kedua Di Lahan Poktan Setia Bakti II

Usai apel, Bupati Umi bersama unsur Forkopimda bergegas menuju lokasi tempat pemusnahan barang bukti tindak pidana ringan minuman keras (miras) yang tak jauh dari lapangan upacara. Ribuan botol miras tersebut merupakan hasil sitaan patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dari sejumlah tempat penjualan maupun produksi miras.

Selain itu dimusnahkan pula knalpot brong hasil razia karena penggunaannya sudah sangat meresahkan warga. Adpaun kegiatan pemusnahan ini bertujuan meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat. (Fauzi)

Share :

Baca Juga

Artikel

Gotong Royong Babinsa dan Warga Patikalain Kembalikan Akses Jembatan yang Terdampak Longsor

Artikel

POLRI KEMBALI KIRIM 3,8 TON LOGISTIK OPERASIONAL PADA HARI KETIGA PENGIRIMAN, PERLENGKAPAN K9 DAN TENDA TAKTIS

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas Food Estate Melaksanakan Cek Sawah untuk Pengawasan Keamanan dan Ketahanan Pangan

BERITA UTAMA

SATBINMAS SAMBANG PETANI SAMPAIKAN PESAN-PESAN KAMTIBMAS

BERITA UTAMA

Sambang ke Masyarakat Personel Polsek Maliku Lakukan Sosialisasi dan Imbauan

Artikel

320 PRAJURIT MUDA RESMI SANDANG BARET UNGU KORPS MARINIR

BERITA UTAMA

SMAK Frateran Surabaya Tunjukkan Dominasi, Raih Juara 1 Turnamen Basket Puri Berkat Kerja Keras, Kebersamaan, dan Komitmen Tanpa Batas

Artikel

Polres Pulang Pisau Bersama Petugas Gabungan Lakukan Pemangkasan Pohon Rawan Tumbang