Home / BERITA UTAMA / DAERAH / TNI-POLRI

Jumat, 19 Mei 2023 - 08:45 WIB

Pengobatan Ternak di Lokasi TMMD Sengkuyung Kodim Brebes

Brebes – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes memberikan pengobatan ternak massal di lokasi TMMD Sengkuyung Kodim 0713 Brebes, di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (17/5/2023).

Tampak pemeriksaan dilakukan di kandang sapi milik salah satu peternak di Dusun Kalibata RT. 01 RW. 06, Jatisawit.

Disampaikan Danramil 08 Bumiayu Kapten Infanteri Suyatno, bahwa di TMMD Sengkuyung tahap I Tahun 2023 ini, Kodim menggandeng segenap OPD terkait untuk memaksimalkan pembangunan SDM masyarakat di desa sasaran TMMD, yaitu melalui berbagai kegiatan penyuluhan-penyuluhan, sosialisasi, pelatihan keterampilan, dan juga pelayanan-pelayanan.

“Kita tidak hanya terpaku dengan pekerjaan fisik atau infrastruktur saja, namun juga melakukan sejumlah kegiatan non fisik berbasis desa bersama instansi terkait, dimana salah satunya adalah DPKH Kabupaten Brebes,” ujarnya.

Baca juga  Asistensi Evaluasi Kinerja Anggaran T.A. 2025: Stamarena Polri Kunjungi Polres Pulang Pisau

Terpisah dikemukakan Kepala DPKH Kabupaten Brebes drh. Ismu Subroto, M.Si, bahwa fokus pemeriksaan ternak yaitu penyakit LSD (Lumpy Skin Disease) atau cacar pada sapi.

Menurutnya, di awal tahun 2023 penyakit cacar pada sapi cukup memprihatinkan penyebarannya karena penyakit ini disebabkan oleh virus dari keluarga poxviridae melalui vektor/hewan pembawa yaitu nyamuk, lalat, atau caplak.

Walaupun bukan penyakit yang zoonosis/menular ke manusia, LSD mempunyai angka kesakitan antara 10-45%, sedangkan angka kematiannya berkisar antara 1-5% dari populasi. Walaupun angka kematiannya tidak terlalu fatal namun dampak kerugian bagi peternak sapi dikarenakan menurunnya berat badan sapi.

“Untuk gejala klinis sapi yang terinfeksi akan mengalami demam, nafsu makan menurun, serta munculnya benjolan/nodul di permukaan kulit. Sedangkan untuk keadaan LSD akut disertai dengan ambruk,” terangnya.

Baca juga  13 Anak Ikut Parade Tasmi Al Qur'an SD Mutu Tegal

Perawatan yang sapi yang intensif menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam penyembuhan penyakit LSD, termasuk pemberian terapi suportif dari tenaga medis.

“Kita berikan edukasi kepada para peternak untuk menjaga kebersihan kandang melalui penyemprotan cairan desinfektan dan anti parasit serta melakukan melakukan pengolahan kotoran ternak untuk menekan perkembangan serangga di lingkungan kandang,” tandasnya.

Untuk itu pihaknya juga memberikan vitamin, obat cacing sapi, dan EM4 (bakteri starter fermentasi untuk mengolah kotoran sapi) secara gratis kepada sejumlah peternak.

“Kolaborasi bersama TNI di kegiatan non fisik TMMD ini juga merupakan komitmen DPKH Kabupaten Brebes untuk mendekatkan pelayanan kesehatan hewan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, penyakit LSD ini berbeda dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) baik dari penyebab, penularan, maupun gejala klinisnya. @fauzi

Share :

Baca Juga

Artikel

Personil Polsek Kahayan Kuala guna cegah terjadinya bahaya tindak kejahatan, Kali ini dengan sasaran daerah rawan Kejahatan, guna cipta Sitkamtibmas yang aman terkendali

Artikel

Jam Komandan di Kodim 1002/HST, Momentum Perkuat Kekompakan Prajurit

BERITA UTAMA

Personel Polsek Banama Tingang Himbau Masyarakat Agar Stop Lakukan Penambangan Liar Yang Dapat Merusak Lingkungan

BERITA UTAMA

Ciptakan Sitkamtibmas Kondusif Menjelang Pilkades Serentak 2023, Polres Pasuruan Gelar Silaturahmi Dan Dialog Kamtibmas

BERITA UTAMA

Ditres PPA – PPO Polda Jatim Terima Penghargaan dari Menteri PPPA

Artikel

Pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Barat terus Dorong Ketahanan Pangan

BERITA UTAMA

BENTUK KEPEDULIAN PIMPINAN, KOMANDAN BESERTA PRAJURIT YONIF 6 MARINIR TAKZIAH KE RUMAH DUKA

BERITA UTAMA

Pererat Kemitraan, Kanit Binpolmas Polres Pulang Pisau Sambangi Kantor Desa Bereng