Home / BERITA UTAMA / DAERAH / TNI-POLRI

Selasa, 23 Mei 2023 - 18:25 WIB

ASTAGHFIRULLAH, SABU DISELUNDUPKAN DALAM AL QURAN GAGAL MASUK LAPAS PEMUDA MADIUN

TargetNews.id II Madiun II Semakin banyak modus penyelundupan narkoba ke dalam lapas. Modus terbaru bisa membuat setiap orang beriman ngelus dada sekaligus gelang-geleng kepala. Narkoba diduga jenis sabu dengan berat bruto 14,98 gram berupaya diselundupkan seorang pengunjung ke dalam Lapas Pemuda Madiun dengan diselipkan di dalam Al Quran.

“Kejadian hari Selasa (23/ 5) sekitar pukul 09.30 WIB di Ruang Pelayanan Terpadu Lapas Pemuda Madiun,” ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari.

Imam menguraikan, terungkapnya upaya penyelundupan narkoba itu berawal dari kecuriagaan petugas lapas yang dipimpin Ardian Nova Christiawan itu. Petugas curiga dengan barang titipan yang dibawa oleh perempuan berinisial PWG

“PWG membawa beberapa makanan dan sebuah Al Quran yang rencananya ditujukan untuk keponakannya yang juga seorang warga binaan berinisial MAT,” lanjut Imam.

Baca juga  Datangi masyarakat dan ajak masyarakat untuk jaga Kamtibmas, itulah yang di sampaikan Petugas Patroli Sat Samapta

Al Quran berwarna dominan merah muda itu memang nampak mencurigakan. Karena pada punggung Mushaf Al Quran itu terlihat menonjol.

“Pembatas sampul terlihat tidak rapi dan ada semacam gundukan di bagian punggung mushaf Al Quran tersebut, petugas pun membongkar jilidan-nya untuk dilakukan pembuktian,” terang Imam.

Setelah digeledah dengan hati-hati, petugas menemukan serbuk kristal putih yang dibungkus plastik bening. Paket itu direkatkan sepanjang bagian dalam punggung mushaf.

“Setelah dilakukan pengecekan, serbuk yang terdapat di dalam mushar Al Quran tersebut ternyata mengandung Methaphetamine yang merupakan narkotika jenis sabu-sabu,” tambah Kalapas Ardian Nova.

Pria kelahiran Surakarta ini merincikan, bahwa ada dua orang tersangka yang diserahkan kepada pihak Polres Madian Kota. Selain PWG, ada juga suaminya berinisial JS yang sebelumnya menunggu di parkiran.

Baca juga  Personel Polsek Kahayan Kuala melaksanakan sosialisasi Maklumat Kapolda Kateng terkait mengemukakan pendapat di muka umum.

“Keduanya ini mengakunya tidak tahu kalau Al Quran yang dibawanya itu ada sabu-sabunya, karena hanya dititipi keponakannya yang lain yang merupakan lulusan pesantren,” urai Nova.

PWG mengaku bahwa dia hanya menerima titipan itu pada Kamis (18/ 5) di Terminal Purboyo Madiun. Dan rencananya mau dikirimkan ke MAT hari itu juga.

“Namun pada Kamis pekan lalu kami tutup, karena ada Peringatan Kenaikan Isa Al Masih, akhirnya PWG kembali lagi hari ini Selasa (23/ 5),” terang Nova.

Lulusan Akademi Ilmu Pemasyarakatan Angkatan ke-34 ini menegaskan, pihaknya langsung menghubungi pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut. Baik barang bukti maupun tersangka telah diserahkan kepada pihak berwajib.

“Ini bentuk komitmen kami dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba,” tegas Nova.

Ysn

Share :

Baca Juga

Artikel

Tatap Muka Pembina dan Pertemuan Rutin Ranting C Cabang 3 Korcab Pasmar 2

BERITA UTAMA

Guyub, Para Pemimpin Brebes Masa Lalu

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau Giatkan Pengaturan Pagi di Titik Rawan

Artikel

Polres Pamekasan Dan Tim Monitoring Stok dan Harga Bapokting

Artikel

Kodim 1009/Tanah Laut Terima Kunjungan Kerja Tim Pengendalian Program dan Anggaran Korem 101/Antasari

Artikel

Polda Jatim Amankan 4 Tersangka Pemerasan Modus Mengaku Polisi

Artikel

Cegah Premanise Polsek Maliku laksanakan KRYD

BERITA UTAMA

FGD Diharapkan Mampu Merumuskan RPJPD Dan KLHS, Agar Bisa Muncul Isu Strategi