Pulang ke Buton Tengah, Perantau Disambut Turnamen Futsal Rantau CUP VIII

Buteng – Para perantau yang pulang ke Buton khususnya Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara, disambut dengan gelaran turnamen futsal.

Turnamen Futsal Rantau CUP VIII Kelurahan Boneoge 2023 tersebut berjalan buah kerjasama dari Komunitas Mahasiswa Pemuda Pelajar Boneoge dan Karang Taruna La Kina Boneoge, Kelurahan Boneoge.

“Kegiatan ini setiap tahunnya diadakan untuk menyambut perantau-perantau yang turun (Pulang) pada saat tahun baru,” papar Ketua Panitia Turnamen Futsal Rantau CUP VIII Kelurahan Boneoge 2023, Alfin Slolimbona disela-sela pertandingan, Selasa (24/1/23).

Meski diadakan di Kelurahannya yang terletak di Buton Tengah, Alfin mengatakan bahwa tim yang ikut berlaga juga berasal dari berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara.

“Peserta bermacam-bermacam, ada dari desa sebelah, Baubau juga, darimanapun yang penting terjangkau,” paparnya. “Banyak juga pemain-pemain bayaran,” tambah Alfin.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Kelurahan Pahandut Seberang Cek Peralatan TSAK Kelurahan Pahandut Seberang

Lebih jauh Alfin memaparkan bahwa kegiatan yang disupport Tokoh Masyarakat Lakudo, H. Burhan Zainuddin tersebut digelar satu bulan dan diikuti puluhan tim.

“Untuk sekarang kurang, tahun lalu sekitar 30 an (Tim) lebih, tahun ini 20 pas dengan sistem group,” paparnya.

Dia berharap kegiatan rutin tersebut dapat terus berkembang serta semakin mempererat tali silaturahmi.

Dilokasi yang sama, Tokoh Masyarakat Lakudo, Buton Tengah, H. Burhan Zainuddin mengatakan bahwa Kegiatan ini untuk memberikan ruang kaum milenial dan perantau menjalin silaturahmi.

“Jadi ketika perantau pulang itu dari pada suntuk cuma ada di rumah, jadi panitia yang ada disini membuat satu ivent yang bisa memberikan keramaian disatu titik terutama kaum milenial sendiri,” ucapnya.

Baca juga  Sambang dan Temui warga sampaikan Pesan Kamtibmas

Terkait banyaknya alat peraga yang mengelilingi lapangan pertandingan hingga membuat kesan pertandingan Profesional, kata H. Burhan Zainuddin merupakan gagasan yang muncul ketika panitia meminta saran dan support.

“Terkait dengan itu, ini adalah ide saya karana saya melihat teman-teman panitia pada pertandingan itu pembatasnya seutas tali saja dengan tiang, jadi sayang pertandingan itu seakan-akan yang jadi pagar adalah penontonnya,” ujarnya.

“Jadi saya memberi masukan ternyata panitia mendukung, hasilnya tarkam rasa pro,” lanjutnya.

Terakhir, dia berharap kegiatan yang dilakukan kaum milenial di wilayahnya dapat menjadi perhatian banyak pihak.

“Berharap media dapat melihat desa kami, terutama liga rantau ini bisa dikenal, kalau ini sukses setelah ini ada lagi,” pungkasnya.(fauzi)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Himbauan Tertib Berlalu Lintas Satlantas Polres Pulang Pisau

Artikel

Getarkan Lawan dan Stadion Suporter Batalyon Infanteri 1 Marinir Ramaikan Final Sepak Bola Poral Wiltim Tahun 2024

BERITA UTAMA

Tersangka Telah Dikabulkan Dan Bukan Lagi Berstatus Tersangka, JPU Nekat Tetap Melakukan Penahanan.

BERITA UTAMA

MAN 1 Brebes Raih Empat Awards Dalam Kompetisi Robotika Internasional

Uncategorized

Pagi hari Polsek sebangau kuala gencarkan giat KRYD

Artikel

Polsek Sebangau Kuala Aktif Sambangi Warga Malam Hari

Artikel

Kurang dari 24 Jam, Pelaku Premanisme di Taman Kanamit Dibekuk Tim Resmob Polres Pulang Pisau Bersama Polsek Maliku

Artikel

Cegah Balap Liar, Satlantas Polres Pulang Pisau Patroli Subuh