Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NASIONAL / NEWS / Tag / TargetNews.id / TNI

Kamis, 10 Agustus 2023 - 14:37 WIB

Brebes Ekspor Bawang Merah, dilepas Menteri dan Pj Bupati

Setelah sukses menggelar Festival Bawang Merah pada Juli kemarin, Kabupaten Brebes mengekspor bawang merah ke Thailand. Sebanyak 4 kontainer berisi 96 ton, diperkirakan memiliki nilai transaksi sebesar $232.000 US atau sekitar Rp 3,4 miliar.

Ekspor dilepas Menteri Pertanian RI Prof Dr Syahrul Yasin Limpo SH MSi MH dan Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH di Gudang PT. Agri Indo Sejahtera Klampok, Rabu (9/8/2023).

“Saat ini kita memang di bawah ancaman El Nino namun kami akan turun tangan untuk mengatasinya, bahkan di beberapa lokasi justru produksi bawang merah di berbagai sentra di Indonesia pada bulan ini diprediksi melimpah,” ucap Syahrul.

El Nino bukan sesuatu yang harus ditakuti. Adapun yang harus dilakukan adalah langkah mitigasi. Dia mengatakan melalui kegiatan ekspor hari ini, pemerintah ingin menunjukkan negara selalu hadir untuk menjaga agar harga di tingkat petani harus tetap menguntungkan.

“Perintah Presiden Jokowi agar seluruh kementerian terkait akan saling berkoordinasi. Dengan begitu, petani bisa tetap semangat berproduksi dan negara pun masih mampu mendulang devisa untuk kepentingan pembangunan yang lebih luas,” terangnya.

Syahrul mengatakan pemerintahan di bawah Presiden Jokowi mampu menjaga inflasi nasional tetap terkendali. Inflasi nasional bulan Januari hingga Juli 2023 terus menunjukkan tren menurun. Bulan Juli 2023 ini inflasi nasional berada di angka 3,08 persen, angka terendah yang dicapai pada tahun 2023 ini.

Baca juga  Ringankan Beban Warga Babinsa Sulung Bantu Aparat Desa Pengecetan Kantor Desa

Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian RI, selama ini telah dibantu. Setelah gelaran Festival Bawang Merah Brebes, ekspor bawang merah ini juga atas bantuan kementerian pertanian.

“Festival kemarin heboh pak, baru pertama dan momen bersejarah, ada 20 kegiatan, dimana para petani juga turut terlibat lomba mbutik, nggedeng rogol bawang, dan mereka merasa dimanusiakan, mereka pekerja keras untuk pertanian Brebes,” tuturnya.

Urip menyampaikan, produksi bawang merah Brebes tahun 2022 sebesar 385 ribu ton, berkontribusi terhadap produksi nasional sebesar 19,4 persen. Di tahun 2023 sampai Juli produksi sudah 195 ribu ton, dan diperkirakan sampai akhir tahun 2023 mencapai 388 ribu ton.

“Dengan luasan tanam mencapai 34 ribu hektare, kami memperkirakan produktivitas bawang merah akan mencapai 388 ribu ton dan angka ini naik dari tahun 2022 lalu,” ucapnya.

Urip juga menuturkan, ekspor bawang merah di Brebes sudah dimulai sejak Juli, dengan negara tujuan Thailand dan Singapura sebanyak 12 kontainer. Agustus sebanyak 40 kontainer dan direncanakan sampai November sebanyak 140 kontainer dengan tujuan negara yang sama.

Baca juga  Babinsa Koramil 03/Tebas Hadiri Musrenbang Desa, Dukung Perencanaan Pembangunan di Wilayah

“Sebenarnya banyak lahan di Brebes yang cukup subur, namun kekurangan air, kami terus berusaha dan perlu bantuan dari kementerian pertanian, agar Brebes bisa terus tampil menjadi penyumbang produksi bawang merah baik nasional maupun ekspor,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto memaparkan berdasarkan data BPS dalam rentang tahun 2019 hingga 2022 produksi bawang merah rata-rata mampu mencapai 2,1 juta ton setara konde basah atau sekitar 1,4 juta ton setara rogol kering siap dikonsumsi. Luas tanam nasional rata-rata 182 ribu hektare dengan produktivitas di kisaran 10 ton per hektare. Sementara itu, kebutuhan nasional ditaksir sekitar 1,2 juta ton setahun.

“Secara agregat nasional, produksi nasional sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Bahkan, pada bulan-bulan tertentu seperti Agustus dan September, kita mampu melakukan ekspor ke berbagai negara seperti Thailand, Singapura, Malaysia dan Vietnam, pada bulan-bulan inilah masa yang dapat kita manfaatkan untuk melakukan ekspor,” tuturnya.

Prihasto mengatakan terakhir kali Indonesia mengimpor bawang merah pada tahun 2015 lalu total sebanyak 17.428 ton dengan nilai US$5,4 juta.

“Namun sejak tahun 2016 hingga sekarang, Alhamdulillah kita tidak pernah impor bawang merah konsumsi, seluruhnya bisa kita penuhi dari produksi dalam negeri,” jelas Prihasto.

Prihasto menyebut Direkto

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

AMI Siap Gelar Aksi Demo Besar-besaran di Kanwil DJP Jatim I dan II

Artikel

Polres Landak Siap Kawal Pendistribusian Logisitik Pemilu

BERITA UTAMA

Pastikan Aman Pada Pemukiman Penduduk Sat Samapta Lakukan Pengecekan Secara Berkala

Artikel

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 79, Babinsa adakan Kegiatan Perlombaan disekolah

Artikel

KADER DAN SIMPATISAN GERINDRA PAC KRAMAT SIAP MENANGKAN ISKHAK- HOLID PIMPIN KABUPATEN TEGAL

Artikel

Personil Sat Binmas Polres Pulang Pisau Menyalurkan Bantuan Sembako Kepada Warga Mentaren 2 kec. Kahayan hilir

BERITA UTAMA

Patroli Dialogis Satsamapta Polresta Palangka Raya Kunjungi Pos Jaga Terminal WA Gara

Artikel

Polres Nganjuk Gelar Jum’at Curhat Upaya Rawat Sinergisitas Kamtibmas Jelang Pilkada Serentak 2024