Berburu Baju di Toko Moza Berujung Jatuh Tersungkur dan Pihak Polsek Buduran Terkesan Kurang Baik dalam Melayani Korban

Foto : Berburu Baju di Toko Moza Berujung Jatuh Tersungkur dan Pihak Polsek Buduran Terkesan Kurang Baik dalam Melayani Korban

Foto : Berburu Baju di Toko Moza Berujung Jatuh Tersungkur dan Pihak Polsek Buduran Terkesan Kurang Baik dalam Melayani Korban

SIDOARJO – Kejadian di salah satu pertokoan di wilayah hukum Polsek Buduran Sidoarjo, adanya dugaan seseorang menjegal hingga mengakibatkan seseorang terjatuh dan mengalami memar beberapa waktu lalu berbuntut panjang hingga berlanjut ke pelaporan di Polsek Buduran Sidoarjo. Sabtu, 17 Desember 2022, sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan Laporan korban dengan Nomor Polisi : LP/219)/ XII/ 2022 /SPKT/POLSEK BUDURAN /POLRESTA SIDOARJO/ POLDA JATIM.

Dalam pelaporan disebutkan korban Nama, Ruth YF, Surabaya, 13/ 06/1975, Ibu Rumah Tangga .warga JL. Ikan Krapu 2/ 32. Rt 004 / Rw 003. Kel. Perak Barat. Kec. Krembangan. Surabaya. Mengalami luka lebam akibat jatuh tersungkur diduga atas perbuatan terlapor di salah satu pertokoan Toko Moza di Jln, Ponti Blok BM. No. 01, sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu, 17/12/2022.

Foto : Berburu Baju di Toko Moza Berujung Jatuh Tersungkur dan Pihak Polsek Buduran Terkesan Kurang Baik dalam Melayani Korban

Dalam keterangannya Ruth ( Korban ) ” Kejadian bermula saat saya berbelanja di toko baju Moza di Sidoarjo pada tanggal 17 Desember 2022. Saat toko mulai dibuka dan saya akan masuk, kaki saya di jegal oleh terlapor (F) dan saya terjatuh hingga dagu saya terbentur hingga lebam serta kaki saya bagian lutut terasa nyeri. Dari kejadian waktu itu saya agak Malu karena saya saat itu menggunakan rok, otomatis banyak yang menyaksikan termasuk juga penjaga toko moza. Karena merasa saya diperlakukan begitu oleh terlapor, saya melaporkan kejadian tersebut di Polsek Buduran. Hari Sabtu, 17/12/2022. Ungkap korban

Baca juga  Selalu aktif jaga silahturahmi, Bahbinkamtibmas sambangi warga binaan dan mensosialisasikan kartu nama

Masih Ruth, ” Awalnya Dua Minggu sebelum kejadian sempat terjadi keributan dengan terlapor, tapi kejadian itu sudah di netralisir oleh pihak Owner toko, saya pikir itu sudah selesai, tapi begitu bertemu kembali justru saya diperlakukan seperti itu dan itu banyak yang menyaksikan,” ungkapnya

Lanjut korban, setelah itu, saya nunggu di luar pintu Reskrim, ” ya Pak ya, Saya nunggu, ” dan saya juga orang pekerja pada waktu itu ada telepon masuk dari telepon saya, itu berbicara dengan rekan saya bicara mengenai pekerjaan karena ada hal yang belum direspon oleh rekan kerja saya pak devan.

“Tiba-tiba saya tuh Kaget, pintu ruangan Reskrim itu dibuka dengan keras dan Mohon maaf Pak Kanit reskrim malah maki-maki saya dan bentak-bentak saya dengan nada ya nggak pantas seorang oknum yang seharusnya melayani, mengayomi dan melindungi korban malah bentak-bentak sambil menunjuk-nunjuk sampai kaget. Sampai akhirnya, saya laporkan ke kapolseknya, dan pada waktu itu ada saksinya kakak saya juga, sampai Kepala saya pusing setelah itu saya langsung ke rumah sakit Polda Jawa timur dan saat diperiksa oleh petugas medis, Tensi saya naik jadi 170 per 10 Akhirnya saya menjadi trauma, ” ungkap Ruth.

Baca juga  Koramil 1612-05/Elar: Mendukung Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Salah satu saksi yang ikut menyaksikan kejadian tersebut yang juga kakak korban saat dikonfirmasi setelah keluar dari Polsek Buduran untuk dimintai keterangan terkait apa yang disaksikan saat kejadian mengatakan, ” Saat itu saya ada ditempat kejadian dan menyaksikan langsung apa yang terjadi terhadap adik saya, saat itu kami antri menunggu toko buka, setelah toko dibuka dan adik saya mau masuk, adik saya dijegal dengan kaki kiri terlapor sampai adik saya jatuh dan dagunya terbentur hingga memar. Waktu itu banyak orang dan semua menyaksikan adik saya terjatuh termasuk pegawai toko.

Saat dikonfirmasi kebenaran atas kesaksiannya, ” saya gak mengada ada dan memang saya melihat kejadian itu, karena saya ikut dengan adik saya ke toko itu sampai adik saya dijegal dan terjatuh.” terang Jeanne. Kamis, 26/01/23

Hingga berita ini diunggah, Penyidik saat di konfirmasi belum bisa memberikan keterangan atas kejadian tersebut. ” Langsung temui Kanit.” Katanya.(anil)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kapolsek Jabiren Raya Ingatkan Netralitas Polri Pada Pilkada Pulang Pisau

BERITA UTAMA

TIM BRIGADE 571 TMP MADURA MENDORONG TIM TP3 KABUPATEN SUMENEP MENERAPKAN PERDA NO 07 TAHUN 2016 TENTANG KEPELABUHANAN

Uncategorized

Babinsa Koramil 09/Kutowinangun Hadiri Malam Resepsi Dirgahayu RI

Artikel

Dari Penangkapan Pemain di Jogja, Siber Bareskrim Polri Ringkus Pengelola dan Operator Jaringan Website Judi Online Internasional

BERITA UTAMA

JUARA 2 NASIONAL LOMBA LAYANAN POLISI 110 KAPOLRESTA MALANG KOTA TERIMA PENGHARGAAN DARI KAPOLRI

BERITA UTAMA

Gelar Jumat Curhat Polisi di Trenggalek Ajak Pesanggem Peduli Jaga Hutan

Artikel

Memberikan Himbauan Kamtibmas Kepada Warga Masyarakat Untuk Terciptanya Keamanan Kamtibmas.

BERITA UTAMA

Siaga Mudik 2026: Polres Pulpis Gelar Lat Pra Ops Ketupat Telabang dan Siagakan 3 Posko Pelayanan