Batal Diundang Harlah Satu Abad NU, Uu Ruzhanul: Saya Tidak Masukkan ke Hati

Foto : Batal Diundang Harlah Satu Abad NU, Uu Ruzhanul: Saya Tidak Masukkan ke Hati

Foto : Batal Diundang Harlah Satu Abad NU, Uu Ruzhanul: Saya Tidak Masukkan ke Hati

KOTA BANDUNG — Menanggapi terkait pemberitaan ditolak kehadirannya di acara Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nadhlatul Ulama (NU), Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum angkat bicara.

Panglima Santri ini mengatakan bahwa benar telah diundang ke acara Harlah Satu Abad NU oleh PCNU Kabupaten Purwakarta melalui surat undangan dengan nomor 01/Pan-Harlah/A.I/D/XII/2022 tanggal 20 Desember 2022.

Foto : Batal Diundang Harlah Satu Abad NU, Uu Ruzhanul: Saya Tidak Masukkan ke Hati

Pak Uu –sapaan akrab Uu Ruzhanul– mengungkapkan, ia melalui sekretaris pribadi (sekpri)-nya mengkonfirmasi siap hadir di acara yang digelar di Alun-alun Purwakarta pada tanggal 31 Januari 2022 lalu tersebut. Namun pihak panitia membatalkan undangannya.

Baca juga  Cegah Karhutla, Personil Sat Binmas Polres Pulang Pisau memberikan himbauan dilarang membakar hutan dan lahan secara sembarangan kepada masyarakat

“Saya sudah siap datang, karena salah satu tupoksi kami (selaku pimpinan daerah) adalah tentang kemasyarakatan. Makanya saat diundang oleh NU Kabupaten Purwakarta, saya siap hadir,” ujar Pak Uu di Kota Bandung, Kamis (2/2/2023).

“Tetapi pada waktunya acara, ada konfirmasi ulang dari sekpri saya tentang acara tersebut, katanya panitia membatalkan undangan”

Pak Uu mengatakan, dirinya tak masukkan hati atas kejadian tersebut. Ia tetap berasumsi positif atas pembatalan undangan tersebut. Menurutnya, boleh jadi panitia penyelenggara acara mempertimbangkan kepentingan lain yang dapat terganggu dengan kehadirannya sebagai pimpinan daerah.

Baca juga  Silaturahmi dengan Warga Binaan Bhabinkamtibmas sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas

“Kalau saya sih , sebagai politisi, ya sah-sah saja. Mungkin ada kepentingan lain, misalnya kepentingan politik yang terganggu dengan kedatangan saya ke Purwakarta. Itu wajar saja, karena yang namanya politik kan butuh penafsiran. Tapi penafsiran saya, mudah-mudahan positif saja,” papar Pak Uu.

“Ini semua mungkin ada hikmahnya, baik buat saya maupun buat semuanya. Hal seperti ini sudah biasa terjadi selama saya jadi politisi. Batal naik mimbar untuk pidato saja pernah. Saya tidak masukkan hati,” imbuhnya.

Share :

Baca Juga

Artikel

IWO Tolak RUU Penyiaran yang Digodok Komisi I DPR

BERITA UTAMA

Pasi Log Kodim 1208/Sambas Ikuti Panen Padi Dalam Rangka Hanpangan dan Kerja Sama Pemerintah Sarawak dan Kabupaten Sambas

Artikel

Polsek Sebangau Kuala sambang dan Lakukan Sosialisasi dan imbauan Kepada Masyarakat

Artikel

Siswi kelas lX MTs Negeri Kabupaten Brebes bernama Safanina Altasanee Abdira

BERITA UTAMA

Brebes Bersholawat, Urip Ajak Jaga Keutuhan Umat

BERITA UTAMA

YONMARHANLAN XIV SORONG BINA PASKIBRAKA PROV. PAPUA BARAT DAYA TAHUN 2023

Artikel

Aksi Humanis Satpolairud Polres Pulang Pisau, Bantu Klotok Warga Mogok di Sungai Kahayan

Artikel

Jum’at Berkah, Polres Sumenep Gelar Baksos di TPA Wujud Kepedulian Terhadap Sesama