Home / BERITA UTAMA / DAERAH / TNI-POLRI

Jumat, 5 Mei 2023 - 15:28 WIB

Urip: Tingkatkan Transparansi Kades Harus Buat LHKPN

Pj Bupati Brebes Urip Sihabuddin SH MH mengajak kepada para kepala desa untuk membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebagai bentuk transparansi, sesuai yang diamanatkan oleh Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK).

“Ini yang memang harus kita dorong bersama terkait penyaluran dana desa, kemarin saya bertemu KPK, arahannya agar seluruh kades di Brebes melaporkan harta kekayaan,” ucap Urip saat melaunching Program Jaga Desa di Pendopo Brebes, Kamis (4/5/2023).

Urip meminta kades untuk kembali mendalami aturan-aturan bidang pemerintahan, seperti tentang administrasi umum, administrasi keuangan agar semuanya sesuai dengan porsinya masing-masing.

“Perbaiki pertanggungjawaban keuangan, perbaiki transparansi anggaran desa, karena ini menyangkut program pembangunan untuk kemajuan desa,” pungkasnya.

Kata Urip, Pemerintah Kabupaten Brebes akan siap mendampingi para kepala desa bagaimana caranya membuat LHKPN. Dia berharap dengan adanya Program Jaga Desa ini, bisa membuat komunikasi kepala desa berjalan dengan baik.

Baca juga  Babinsa Koramil 1612-03/Reo Bersinergi dalam Pengamanan Pembongkaran Pagar Penghambat Proyek Tanggul Penahan Banjir

Kepala Kejaksaan Negeri Brebes Yadi Rachmat Sunaryadi menyampaikan, Jaga Desa sebagai bentuk sinergi yang memang harus dibangun bersama untuk mengawal pembangunan daerah khususnya di desa.

“Upaya preventif ini dapat dijalankan dengan baik, antara Kejari maupun aparat pemerintah daerah sesuai tugasnya, guna mengawal pembangunan agar bisa berjalan dengan tepat waktu, mutu dan tepat sasaran,” terangnya.

Yadi mengatakan, setiap ada pelaporan atau penyalahgunaan dana desa tidak langsung ditindaklanjuti ke kejaksaan atau aparat kepolisian, melainkan akan diserahkan ke Aparat Pengawas Internal Pemerinta (APIP).

Baca juga  Himbuan Kapolres Ngawi, Sambut Rhomadon 1446 H,

“Setelah melalui beberapa audit internal maupun investigasi, maka lajut ke perdata yaitu Tuntutan Ganti Rugi (TGR) maupun Tim Penyelesaian Kerugian Negara (TPKN),” jelasnya.

Lanjut Yadi, apabila terjadi pelanggaran penyalahgunaan dana desa, aparat kejaksaan atau aparat kepolisian baru akan melakukan tindakan represif.

“Saya minta kepada seluruh kepala desa agar menjadikan mitra kami, sehingga ke depan tidak ada lagi kepala desa menyalahgunakan kewenangan dengan menggunakan dana desa supaya tidak ada lagi daerah miskin,” tandasnya.

Yadi juga minta agar kepala desa memprioritaskan di desa masing-masing, apa saja yang menjadi prioritas dengan porsi yang sesuai. Demikian supaya pembangunan daerah adil dan merata.(fauzi)

Penulis: Bayu Arfi
Editor: Wasdiun

Share :

Baca Juga

Artikel

Operasi Ketupat 2025 Polres Trenggalek Sediakan Patroli Bensin dan Tambal Ban Gratis di JLS

Artikel

Satlantas Polres Tanjung Perak Tingkatkan Keselamatan Melalui Pengaturan Lalu Lintas Pagi dan Sore Hari

Artikel

Hari Ke-7 Ops Patuh, Sat Lantas Polres Pulang Pisau Gencarkan Sosialisasi Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

BERITA UTAMA

MBAH BOYOT MENGUCAPAN: Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1447 H Tahun 2026″

Artikel

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Pulang Pisau Kunjungi TK Pertiwi

BERITA UTAMA

Apel Pra TMMD Reguler ke-129 Kodim Sampang Resmi Dibuka di Jrengik

Artikel

Menggunakan Water Cannon Polisi Kembali Distribusikan Air Bersih Untuk Warga di Lumajang

BERITA UTAMA

Tabur Benih Ikan, Siswa Suspa Potmar TNI AL Angkatan Ke-2 Gelar Lattek Bintahwil