Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NASIONAL / NEWS / Tag / TargetNews.id

Selasa, 8 Agustus 2023 - 15:43 WIB

Menggelar Aksi Damai, JMM Minta Bongkar Dugaan Mark Up Pengadaan Minibus P2TL di Up3 Rantau Parapat

MEDAN – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Mandiri Sumatra Utara tampak hadir melaksanakan aksi damai di depan kantor PLN Wil Sumut untuk tidak merusak Citra “Berakhlak” yang telah di ciptakan Menteri BUMN Erik Tohir pada Selasa 8 Agustus 2023 sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam orasi yang disampaikan, salah satu kordinator JMM meminta agar manager Up3 PLN Rantau Parapat harus segera dicopot dan tak layak untuk dipertahankan karena diduga di Up3 rantau Parapat terindikasi dugaan Mark up dan korupsi dalam pengadaan minibus untuk P2TL.

“Pengadaan kendaraan tersebut jauh dari spek yang didalam kontrak, tentu ini tanggungjawab besar Manager Up3 Rantau Parapat,” ucapnya.

Kemudian, mereka juga meminta Kejaksaan tinggi Sumatera Utara periksa Manager Up3 Rantau Parapat dan pihak pihak terkait dalam pengadaan kendaraan untuk P2TL tersebut.

Baca juga  Sampaikan Pesan Kamtibmas Oleh personil Polsek Jabiren Raya Kepada Warga

“Dalam semangat menyambut Kemerdekaan ini kita harus jajah korupsi jangan dikasih gerak. Nah hari ini kami menyambangi kantor PLN Sumut pada prinsipnya mendukung GM PLN Sumut agar tidak mempertahankan pejabat bermental korup yang dapat meruntuhkan Slogan Berakhlak,” sebut Ridos saat diwawancarai.

Jangan sampai, katanya, simbol berakhlak tersebut hanya menjadi lifestyle belaka dan tidak diimplementasikan dalam bekerja.

“Hari ini kami duga Up3 Rantau Parapat tidak seirama dengan GM PLN Sumut bahkan Menteri BUMN Erik tohir. Karena dalam sebuah kutipan yang kami himpun bahwa Erik Tohir sangat mengharamkan tindakan yang menguntungkan diri sendiri maupun tindakan korupsi. Kami duga dalam pengadaan minibus untuk P2TL ini Manager Up3 Rantau parapat menjadi aktor utama,” tambahnya.

Ia melanjutkan, diduga pengadaan kendaraan roda empat P2TL Up3 Rantau parapat di korupsi dan Mark up besar besaran, maka Pimpinan PLN Wilayah Sumatera Utara harus ambil sikap tegas copot manager PLN Up3 Rantau Parapat guna menjaga kredibilitas PLN se Sumatera Utara.

Baca juga  BPOM Akan Segera Cek Produk Air Mineral Vis Yang Diduga Mengandung Zat Berbahaya

“Beranjak dari hal tersebut, pimpinan PLN Sumatera Utara jangan tutup mata dan tipis telinga, sebab kalau tidak ditindak akan meraja Lela,” katanya.

Massa JMM juga minta Kejaksaan tinggi Sumatera Utara untuk segera lakukan pemeriksaan maraton, dan sebelum membubarkan diri JMM sampaikan akan membeberkan berupa kontrak, surat surat kendaraan sebagai bahan pendukung dalam dugaan Mark up dan korupsi pada pengadaan kendaraan minibus tersebut yang diduga tidak sesuai dengan spek, lain di kontrak lain di lapangan.

“Dan terakhir Minggu depan kami akan kembali turun ditempat yang sama dan tuntutan yang sama dengan membeberkan beberapa bahan pendukung tersebut,” tutup Ridos. (Lim)

Share :

Baca Juga

Artikel

Polres Madiun Berhasil Bongkar Jaringan Narkoba, 4 Tersangka dan 1,1 Kg Sabu Disita

Artikel

Polsek Ngronggot Ungkap Kasus Pencurian Mesin Diesel, Pelaku Ditangkap di Tuban

BERITA UTAMA

KANIT BINKAMSA POLRES PULANG PISAU LAKUKAN PENGECEKAN POS KAMLING DI DESA

Artikel

Terik Matahari Tidak Menyurutkan Kopka Adi Surian Bajak Sawah Milik Warga Binaan

Artikel

Orang Tua Siswa Keluhkan Sistem Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Sidoarjo: Jalur Domisili Dinilai Tidak Transparan

Artikel

Dituding Jual 400 Hektar Hutan Mangrove, Kades Kubu Melawan: “Bukan Untuk Saya, Tapi Untuk PAD Desa!”

Artikel

Polres Pulang Pisau Gelar, Upacara Hari Lahir Pancasila, Wakapolres Bacakan Amanat Kepala BPIP RI

Artikel

Babinsa Kalitengah Bersama Tiga Pilar Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan Beras Bulog Untuk 502 Warga