Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI

Rabu, 11 Oktober 2023 - 21:04 WIB

Siap Kawal Pemilu 2024, Polres Tuban Gelar Sispamkota

Kawal Pemilu 2024, Polres Tuban Gelar Sispamkota (foto : Anil)

Kawal Pemilu 2024, Polres Tuban Gelar Sispamkota (foto : Anil)

 

TUBAN, TargetNews.id Polres Tuban menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka kesiapan Pengamanan Pemilu serentak tahun 2024 yang dilaksanakan di Alun-alun Kota Tuban, Selasa (10/10/23).

Dalam simulasi ini terdapat sepuluh tahapan yang disiapkan untuk memastikan pemilu yang akan dilaksanakan pada 2024 mendatang berlangsung lancar dan aman.

Simulasi Sispamkota melibatkan stakeholder terkait dan di hadiri oleh Kapolres AKBP Suryono S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0811 Tuban Letkol Inf. Suhada Erwin Sekretaris Daerah kabupaten Tuban Ir. Budi Wiyana, M.Si. beserta Forkopimda kabupaten Tuban.

Beberapa adegan di tampilkan di mulai dari tahap persiapan, tahap Kampanye serta pencoblosan hingga adanya protes dari warga yang tidak bisa ikut dalam pencoblosan.

Dalam simulasi yang ditampilkan tersebut tahapan demi tahapan pemilu berlangsung lancar namun saat Komisioner KPUD melaksanakan sidang pleno penetapan perhitungan suara hasil Pemilu 2024.

Pada saat bersamaan ada upaya penculikan terhadap salah satu komisioner KPUD dengan maksud menggagalkan sidang namun upaya itu berhasil digagalkan oleh pengawal pribadi serta Resmob dan sidang Pleno tetap berjalan.

Saat berlangsungnya sidang Pleno terjadi Unjuk rasa besar-besaran yang berujung anarkis dengan membakar kantor baik di KPUD maupun kantor Bawaslu yang dilakukan oleh massa yang tidak puas dengan hasil Pemilu dengan maksud menggagalkan pelaksanaan sidang pleno tersebut.

Baca juga  Danyonif 3 Marinir Berikan Arahan dan PreTest Kepada Taruna AAL Angkatan Ke-69 Korps Marinir

Berdasarkan Infosus dari Satuan Intelkam diindikasikan adanya pergerakan massa dalam jumlah besar dan akan melakukan Unras di kantor KPUD untuk memprotes hasil Pemilu.

Massa bergerak menuju kantor KPU dan melakukan pembakaran ban-ban bekas di jalan raya dan adanya upaya pembakaran kantor KPUD.

Pada saat yang sama ada informasi bahwa kantor Bawaslu juga dibakar oleh massa lain karena dinilai Bawaslu tidak tegas dalam menangani laporan-laporan dugaan kecurangan.

Melihat situasi yang semakin tidak kondusif, Kapolres Tuban kemudian melaporkan kepada Kapolda Jatim dan meminta ijin untuk diberlakukan Sispamkota dan meminta Polres tetangga untuk melakukan penyekatan.

Kapolda memberikan ijin dan diberlakukanlah Sispamkota dan kerusuhan dapat ditangani.

Pasca adanya unjuk rasa anarkis situasi berangsur-angsur pulih, dan untuk mempercepat proses pemulihan situasi Kapolres memerintahkan kepada Satuan Binmas dengan segenap personel Bhabinkamtibmas untuk melakukan kegiatan pembinaan dan penyuluhan secara terus menerus serta dilakukan patroli cipta kondisi gabungan (Polri, TNI, Sapol PP, Dishub) hingga situasi benar-benar kondusif.

Kapolres Tuban, AKBP Suryono mengatakan kegiatan tersebut merupakan simulasi tahapan yang akan dilaksanakan dalam Pemilu 2024 serta gambaran yang harus dilakukan oleh petugas jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan

Baca juga  Korban Meninggal di Terminal Purabaya,Polsek Waru Kirim Jenazah ke RS Bhayangkara

“Petugas baik TNI Polri maupun pemerintah daerah diharapkan sudah siap melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Pemilu,”kata AKBP Suryono, Selasa (10/10).

Menurut Suryono di wilayah kabupaten Tuban tidak yang masuk dalam kategori zona merah ataupun rawan, namun begitu pihaknya tidak akan underestimate dengan situasi yang ada.

“Mudah-mudahan nanti dalam pelaksanaannya semuanya pada level yang baik” harap Suryono.

Masih kata Suryono, dalam pengamanan Pesta Demokrasi yang akan digelar tahun depan, selain TNI dan Linmas pihaknya akan melibatkan sekitar 800 anggota Polres Tuban.

Sebelum diterjunkan ke lapangan terlebih dahulu akan dilakukan pengecekan kesehatan untuk memastikan bahwa personelnya siap dalam pengamanan.

“Harapannya nanti semua dalam kondisi siap dalam mengamankan kegiatan pesta demokrasi, tidak ada yang sakit sehingga dapat mengurangi kinerja dilapangan” Tutupnya.

Adapun sepuluh tahapan Sispamkota tersebut antara lain : 1) Persiapan, 2) Tahap Kampanye/Rapat Terbatas, 3) Tahap Cipta Kondisi, 4) Tahap Kampanye/Rapat Umum, 5) Tahap Masa Tenang, 5) Tahap Pendistribusian Logistik Pemilu, 7) Tahap Pungut Hitung Suara, 8) Tahap Rekap Surat Suara, 9) Tahap Pemberlakuan Sispamkota, 10) Tahap Pemulihan Kota. (Anil)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Lepas 35 ASN Purna Tugas, Pemkab Brebes Pesan Tetap Produktif dan Dukung Pembangunan Daerah

Artikel

Kapolsek Kahayan Hilir Turun Langsung, Antisipasi Aksi Premanisme di Wilayahnya

Artikel

Polsek Sebangau Kuala Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan Lewat Operasi KRYD Malam Hari

BERITA UTAMA

Pimpin Sertijab Dan Tradisi Korps Pejabat Kodam, Pangdam XVII/Cenderawasih : Kita Harus Pandai Bersyukur

BERITA UTAMA

Sesudah Serah Terima, Kanit II SPKT Polresta Palangka Raya Kontrol 36 Tahanan

BERITA UTAMA

Cegah Judi Online Sat Binmas Polres Pulang Pisau Laksanakan Sambang ke Masyarakat

Artikel

16 Taruna Taruni PTDI-STTD Seminarkan Laporan Umum Hasil PKL di Kota Tegal

Artikel

Sosialisasi Standar Pelayanan Publik (SKCK) untuk Warga Masyarakat Kecamatan Kahayan Kuala