Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / Home / HUKRIM / NEWS / Tag / Uncategorized

Rabu, 21 Agustus 2024 - 15:54 WIB

Roadshow Gaman Semeru Indonesia Menyelamatkan Anak Bangsa di Purwosari

Roadshow Gaman Semeru Indonesia Menyelamatkan Anak Bangsa di Purwosari

Roadshow Gaman Semeru Indonesia Menyelamatkan Anak Bangsa di Purwosari

 

Bojonegoro, TargetNews.ID – Kehadiran pondok pesantren AL Hasani di Desa Pojok Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur di bawah asuhan Kyai Haji Mutta’in dan selaku Pengurus Pondok Pesantren Al Hasani, Gus Edi Majnun Al Mubarok diharapkan mampu menjadi cikal bakal benteng pertahanan diri bagi para santri dan masyarakat sekitar.

Manfaat besar lahir niat baik, harus berani menjadi Polisi pada diri sendiri. Berani Menolak, Berani Rehabilitasi dan Berani Lapor jika narkoba mengancam kehidupan anak bangsa. Narkoba sendiri memiliki definisi narkotika, psikotropika, dan obat terlarang.

Penyalahgunaannya menyebabkan efek narkoba, seperti ketergantungan serta bahaya kesehatan lainnya. Narkotika adalah zat atau obat baik yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis.

Narkoba sendiri jika dikonsumsi akan memilki efek penurunan kesadaran, halusinasi, dan daya rangsang. Hal yang membahayakan dari penggunaan narkoba di luar prosedur medis yaitu dapat menimbulkan kecanduan.

Hal ini disampaikan Tri Tjahyono Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tuban saat memberikan sambutannya di acara Roadshow GSI, Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba bersama Yayasan Gerakan Masyarakat Anti Narkoba/Gaman Semeru Indonesia (GSI) sinergi dengan Ponpes Al Hasani di Desa Pojok, Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro, Selasa (20/8/2024).

“Kami meyakini, pembukaan pondok pesantren Al Hasani akan membawa dampak positif bagi masyarakat. Tentu banyak kegiatan positif yang dilakukan. Bagaimana punya ketahanan diri melawan narkoba, niilai sebuah regulasi yang diajarkan menjadi cikal bakal yang dapat memberikan pertahanan diri terhadap narkoba,”ucap Tri Tjahyono.

Baca juga  Polda Jateng Tangkap Dua Penadah Kendaraan Bodong.

Kepala BNN Kabupten Tuban menjelaskan, permasalahan bangsa salah satunya penyalahgunaan narkoba selain korupsi dan terorisme tidak dapat diselesaikan oleh BNN maupun Gaman Semeru Indonesia. Diperlukan kerjasama dan kesadaran diri semua stakeholder.

“Pesan kami untuk masyarakat desa pojok, masyarakat punya ketahanan diri terhadap peyalahgunaan narkoba. Kita berharap, kehadiran pondok pesantren menjadi ruang eksistensi cegah tangkal bahaya narkoba serta mencerdaskan kehidupan bangsa,”tuturnya.

Sementara itu, Dadang Buana Ketua Umum GSI memberikan apresiasi kepada Kepala BNN Kabupaten Tuban Cahyono, Pengasuh Ponpes Al Hasani, Siswa-siswi SMKN Purwosari, jajaran pengurus GSI dan masyarakat desa pojok yang telah bersama sama hadir dalam kegiatan upaya Pencegahan dan Pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di lingkungan Pondok Pesantren Al Hasani.

“Kami meminta kepada pelajar SMKN Purwosari dan masayarakat yang hadir, materi yang disampaikan oleh Kepala BNN Kabupaten Tuban menjadi perhatian serius agar wilayah sekitar terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Harapan kami untuk ke depan dan seterusnya di daerah purwosari Bersih Narkoba (Bersinar),”tegas Dadang disela-sela sambutan nya.

Baca juga  KEBAKARAN DI KAWASAN YC OEVANG OERAY, 10 BANGUNAN HABIS DILAHAP SI JAGO MERAH

“Terimakasih juga kami sampaikan kepada Kepala BNN Kabupaten Tuban Tri Tjahyono, Ini adalah sebuah kehormatan bagi kita semua, bisa menyempatkan meluangkan waktu hadir, memberikan asupan poistif sebagai narasumber atau memberikan materi kepada adik-adik, bapak, ibu dan warga masyarakat di desa pojok Purwosari,”imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Pengurus Pondok Pesantren Al Hasani Gus Edi Majnun Al Mubarok menyampaikan, keseriusannya atas berkah dan ridho Allah SWT/Tuhan YME, Pondok Pesantren Al Hasani pada hari ini dibuka.

“Kolaborasi Bela Negara melalui generasi pemuda, generasi penerus anak anak kita ke depan wabil khusus bagi diri sendiri. Ini adalah amanah dari guru saya. Kami yakin, mencerdaskan anak bangsa lewat ponpes al Hasani. Syiar kebaikan di tanah leluhur untuk mendapatkan jariyah amal yang nantinya bisa diunduh di akhirat nanti,”ungkap Gus Edi.

Ditambahkan, pesan dari guru, syiar Kanjeng sunan kali jogo mengajarkan bahwa “bawalah agamamu sampai ke dalam darah dan jantungmu kepada umatmu melalui media apa saja. Hari ini, launching dan syiar yang kami lakukan merengkuh kesenian tradisional khas masyarakat Purwosari melalui Seni Reog Singo Rejo. Mudah-mudahan, tujuan kita bersama membentengi anak bangsa dengan budi pekerti luhur berazaskan agama dan pancasila menjadikan ladang amal kebaikan,”pungkasnya.{Onk}

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

TNI AU Kirim Lima Belas Perwira Ikuti Pendidikan Perang Elektronika di Inggris

Artikel

GEMPITA: Bagikan 4.500 Bingkisan di Kota Mojokerto Dari 3 Kecamatan

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 08/Alian Dampingi Audit Balita Stunting Desa Kaliputih

Uncategorized

Pelayanan kepada Masyarakat kini Mobil Pos Polisi Keliling Satbinmas Hadir di Pulang Pisau.

Artikel

Hasil Penelusuran Miras Ilegal Wartawan Jadi Korban penganiayaan, Pengeroyokan Di Wilayah Kramatwatu Serang Banten

BERITA UTAMA

Sejumlah Siswa MAN 3 Kebumen Dapat Pembekalan Koramil 09/Kutowinangun

Artikel

Kodim 1002/HST Perkuat Soliditas dan Semangat Kebangsaan Melalui Upacara Bendera Rutin

BERITA UTAMA

Peresmian Bersama 14 Mal Pelayanan Publik