Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Jumat, 29 November 2024 - 13:35 WIB

Ketua PWI Bogor Arogan: Graha Wartawan Kantor Kami

Ketua PWI Bogor Arogan: Graha Wartawan Kantor Kami

Ketua PWI Bogor Arogan: Graha Wartawan Kantor Kami

 

Bogor – Polemik mencuat saat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, Dedi Firdaus, melontarkan pernyataan tegas pada Kamis (28/11) di Graha Wartawan Kabupaten Bogor. Pernyataan itu muncul ketika Wartawan Indonesia Bersatoe, yang terdiri dari 25 organisasi wartawan, berkumpul di Graha Wartawan sebelum menggelar aksi ke Dinas Sosial.

Dedi menyatakan ketidaksetujuannya atas penggunaan Graha Wartawan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

“Saya keberatan kalian berkumpul di kantor kami (PWI) tanpa izin sebelumnya. Harusnya ada pemberitahuan terlebih dahulu. Ini kantor kami, silakan berkumpul di luar saja,” ujar Dedi.

Keputusan Wartawan Indonesia Bersatoe untuk menjadikan Graha Wartawan sebagai titik kumpul didasarkan pada pemahaman bahwa fasilitas tersebut merupakan milik seluruh insan pers di Kabupaten Bogor, bukan hanya milik segelintir organisasi.

Baca juga  Lantik Pengurus HKTI se-Jatim, Sudaryono Tegaskan Pertanian jadi Prioritas Utama Pemerintahan Presiden Prabowo

Ketua IWO Indonesia Kabupaten Bogor, Jamal, menegaskan Graha Wartawan dibangun menggunakan dana rakyat.

“Seharusnya, semua organisasi pers memiliki hak yang sama untuk menggunakannya,” tegasnya.

Dedi menegaskan bahwa Graha Wartawan diperuntukkan bagi kegiatan jurnalistik yang profesional dan netral, bukan untuk aksi demonstrasi atau pertemuan yang dapat memicu kontroversi. Ia juga menyayangkan adanya kelompok yang menggunakan nama wartawan untuk aksi tanpa koordinasi dengan organisasi resmi, yang menurutnya dapat mencoreng citra profesi wartawan.

Pernyataan Dedi memicu reaksi dari berbagai organisasi media di Kabupaten Bogor. Mereka berencana meminta klarifikasi kepada Bupati, Sekda, dan Diskominfo mengenai peruntukan Graha Wartawan tersebut.

Baca juga  Netralitas TNI : Attensi Panglima TNI jelang pemilu 2024

Ketua Umum AIPBR, Aliv Simanjuntak mengimbau semua pihak untuk menjaga profesionalisme dan citra wartawan.

“Kami berharap rekan-rekan wartawan dapat menahan diri dan menyikapi pernyataan ini dengan bijak,” kata Aliv.

Sementara itu, Koordinator Aksi Wartawan Indonesia Bersatoe, Harun berharap permasalahan ini dapat diselesaikan dengan cara yang bijaksana melalui dialog dengan pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan siapa yang berhak menggunakan Graha Wartawan demi menjaga marwah profesi wartawan di Kabupaten Bogor,” ujar Harun.

Rilis fauzi

Share :

Baca Juga

Artikel

Sakral dan Meriah! Ritual Adat Ngampar Bide Resmi Buka Rangkaian Naik Dango ke-2 di Pontianak

Uncategorized

Kegiatan Rutin yang ditingkatkan (Kryd) diwilkum Polsek Maliku

Uncategorized

Peduli Kesehatan Personel, Sidokkes Gelar Rikkes Rutin bagi Internal Polresta Palangka Raya

BERITA UTAMA

Menyambung Tali silaturahmi DIWA GROUP telah mengadakan musyawarah bersama ex.polsek Wonokromo

BERITA UTAMA

Buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” Versi Bahasa Inggris Hadir di WEF Swiss 2026, Perkuat Diplomasi Presiden

BERITA UTAMA

Peringatan Hari Otda XXX, Walkot Tegal Dorong Aparatur Pemda Tingkatkan Pelayanan Publik dan Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Artikel

Sosialisasikan Program UMKM Untuk Pemulihan Ekonomi Melalui Bhabinkamtibmas

Artikel

Sosialisasi Ops Keselamatan Telabang 2024, Satlantas Polres Pulang Pisau Bentangkan Spanduk Ke Pengguna Jalan