Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Kamis, 30 Januari 2025 - 12:22 WIB

Kortastipidkor Polri Tingkatkan Status Penyelidikan ke Penyidikan dalam Kasus Korupsi Proyek Modernisasi PG Assembagoes Situbondo

Polri

Polri

 

Jakarta TargetNews.id – Kortastipidkor Polri telah resmi meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terkait dengan pekerjaan konstruksi terintegrasi Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) pada proyek Pengembangan dan

Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes Situbondo milik PTPN XI. Proyek ini berlangsung dari tahun 2016 hingga 2022, namun gagal memenuhi beberapa jaminan kinerja yang dijanjikan, seperti kapasitas giling, kualitas produk, dan produksi listrik untuk ekspor.

Kakortastipidkor, IJP Cahyono Wibowo, SH., MH, menjelaskan, “Kasus ini terkait dengan pengelolaan proyek besar yang melibatkan alokasi dana negara dan anggaran pinjaman. Kami melihat adanya sejumlah penyimpangan yang mengarah pada dugaan pelanggaran hukum yang merugikan keuangan negara. Oleh karena itu, kami akan melanjutkan proses penyidikan dengan fokus pada pencarian bukti-bukti lebih lanjut untuk menetapkan tersangka.”

Baca juga  Bhabinkamtibmas Polsek Sebangau Kuala Aktif Sambangi Warga Malam Hari

Proyek yang dimulai sebagai bagian dari program strategis BUMN ini mendapatkan pendanaan dari Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 650 miliar, dengan tambahan pinjaman senilai lebih dari Rp 462 miliar. Namun, selama proses pelaksanaan, ditemukan bahwa kontraktor utama, KSO Wika-Barata-Multinas, tidak melibatkan pihak yang memiliki keahlian dalam teknologi gula, serta gagal memenuhi sejumlah target teknis, antara lain kapasitas giling yang jauh di bawah yang dijanjikan, kualitas gula yang tidak sesuai standar, dan tidak terjadinya produksi listrik untuk ekspor.

Pada tahun 2022, PTPN XI memutuskan kontrak dengan KSO Wika-Barata-Multinas setelah gagal memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan dalam kontrak. Total pembayaran yang telah dilakukan oleh PTPN XI kepada pihak kontraktor mencapai 99,3% dari nilai kontrak yang mencapai Rp 716,6 miliar.

Baca juga  Giat Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut Polresta Palangkaraya dalam Menjalin Silaturahmi dengan Warga Kelurahan Panarung -Polresta Palangka Raya-

“Proses penyidikan ini akan terus berjalan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku. Kami akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum dan pihak terkait lainnya untuk memastikan bahwa kasus ini diselesaikan secara transparan dan akuntabel,” tambah IJP Cahyono Wibowo.

Dengan peningkatan status penyelidikan menjadi penyidikan, penyidik akan melanjutkan upaya untuk mengungkap lebih jauh dugaan pelanggaran hukum yang dapat merugikan negara dalam proyek ini, serta mencari bukti untuk menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Penyidik Kortastipidkor juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 49 saksi yang berasal dari berbagai pihak terkait, termasuk PTPN XI dan KSO Wika-Barata-Multinas.

Bib

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Korwil Kuansing Bagikan Takjil Bagi Pengguna Jalan

BERITA UTAMA

Personel Satlantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Penling untuk Jaga Kondusifitas Wilayah

Artikel

Ketua Bawaslu Surabaya Novli Bernado Thyssen Bantah Keras Kalau Aniaya Kekasihnya

Artikel

Hadir Di Lokasi Pembangunan Pintu Air Irigasi, Sertu Abdullah Pastikan Kegiatan Berjalan Lancar Sesuai Harapan

BERITA UTAMA

KPK Geledah Sejumlah Lokasi, Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dari Rumah Pemeriksa Pajak

Uncategorized

Polsek Pahandut Bantu Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas di Bantaran Sungai Kahayan

Artikel

Polres Kediri Kota Tindak Pelanggar dan Bagikan Helm Secara Gratis

Artikel

Tim Wasrik Current Audit Itdam VI/Mulawarman Lakukan Pemeriksaan Program Kerja Kodim 1002/HST