Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Selasa, 24 Juni 2025 - 21:40 WIB

Bupati & Kapolres Tanam Jagung Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Bupati & Kapolres Tanam Jagung Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Bupati & Kapolres Tanam Jagung Dukung Program Makan Bergizi Gratis

 

Tanjab Barat, TargetNews.ID – Upaya mewujudkan ketahanan pangan terus digencarkan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Bertempat di Dusun Bumi Ayu, Desa Delima, Kecamatan Tebing Tinggi, dilaksanakan kegiatan Penanaman Raya Jagung sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan, hasil kolaborasi antara PT. Wirakarya Sakti (WKS) dan masyarakat Desa Delima.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., Kapolres Tanjab Barat AKBP Agung Basuki, S.IK, MM., serta jajaran pejabat dari Polres, TNI, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Hadir pula Humas PT. WKS Setiadi, para kepala desa se-Kecamatan Tebing Tinggi, serta para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Mawar.

Acara dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dengan kedatangan rombongan Bupati dan Kapolres Tanjab Barat di lokasi penanaman. Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pihak kepolisian, perusahaan, dan masyarakat desa.

Baca juga  Pembagian Brosur Kamseltibcarlantas kepada Pengguna Jalan

“Saya merasa bangga atas kerja sama semua pihak dalam mendukung program ketahanan pangan ini. Semoga sinergi ini menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan komitmennya bersama Kapolres dan OPD terkait untuk mewujudkan program “Satu Hektar Satu Desa”, sebuah inisiatif yang bertujuan memberdayakan desa melalui pertanian berbasis lahan.

Perwakilan PT. WKS, Setiadi, dalam sambutannya menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung penuh program ini.

“Kami mengalokasikan 50 hektar lahan PT. WKS untuk ditanami jagung dan melibatkan 18 kelompok tani. Ini adalah bentuk dukungan nyata kami terhadap program nasional ketahanan pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Tanjab Barat AKBP Agung Basuki menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga  Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu Dari Thailand

“Ketahanan pangan adalah prioritas. Kami telah panen 15 ton pada kuartal pertama dan optimis hasil kuartal kedua akan lebih maksimal. Pemerintah akan menjamin hasil panen masyarakat diserap oleh Bulog dengan harga layak, yakni Rp5.500 per kilogram,” jelas Kapolres.

Penanaman dilakukan oleh Kelompok Tani Mawar, didampingi oleh unsur TNI, Polri, serta pemerintah daerah. Program ini juga dikaitkan dengan inisiatif nasional “makan bergizi gratis” yang dirancang untuk menyejahterakan masyarakat secara menyeluruh.

Dengan langkah strategis dan kolaboratif ini, Desa Delima menjadi contoh nyata bagaimana sektor publik dan swasta dapat bersinergi dalam menghadirkan solusi ketahanan pangan yang berkelanjutan di tengah tantangan global. Semangat gotong-royong yang ditanam hari ini, diharapkan akan menuai panen yang bukan hanya melimpah, tetapi juga membawa manfaat besar bagi seluruh masyarakat. (RJ)

Share :

Baca Juga

Artikel

Jalan Semut Kali Jalan Sulung Kali Buat Ajang Jukir Liar Dishub kota Surabaya Tutup Suap Tutup Mata Begedeng

BERITA UTAMA

Bertindak Sebagai Inspektur Upacara, Kapolsek Grabag Ajak Pelajar Hindari Konflik Dengan Hukum

Uncategorized

Saat Jam Rawan Kejahatan, Satsamapta Polresta Palangka Raya Berpatroli

BERITA UTAMA

Jaga Kebugaran Tubuh, Polres Puncak Jaya Ikuti Olahraga Bersama Pemerintah Daerah dan TNI

Artikel

Babinsa Koramil 09/Kutowinangun Bangun Karakter Bangsa Tanamkan Jiwa Nasionalisme

Artikel

Empat Remaja Jadi Korban Kekerasan Pasuruan, Orang Tua korban berprofesi wartawan Tuntut Keadilan

Artikel

Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sosialisasikan Himbauan Saber Pungli

Artikel

Bersama Satgas TMMD Ke-124 Kodim 1009/Tla Masyarakat Gotong Royong Di Sasaran Rehab Rumah Tidak Layak Huni