Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 00:53 WIB

Pejabat Majalengka Oknum Kabid DKP3 Diduga Hamili Wanita, Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Mendesak Bupati Majalengka Agar segera Memberhentikan Tidak Hormat

Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Mendesak Bupati Majalengka Agar segera Memberhentikan Tidak Hormat.

Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Mendesak Bupati Majalengka Agar segera Memberhentikan Tidak Hormat.

 

Majalengka – Beredar pemberitaan seorang wanita yang dihamili oknum pemkab Majalengka mengadu kepada Bupati Majalengka agar mendapat penyelesaian dan keadilan, diduga oknum Kabid DKP3 Kabupaten Majalengka adalah pelakunya, berita ini menuai reaksi kecaman dari berbagai elemen masyarakat.

Dari informasi yang beredar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Majalengka, H. Gatot Sulaiman membenarkan bahwa salah satu pejabat di dinas yang ia pimpin tengah terseret kasus tersebut.

Sementara Aceng Syamsul Hadie yang juga tinggal di kabupaten Majalengka sekaligus pemimpin redaksi media Jejak Investigasi merasa kaget dan geram mendengar berita yang sangat memalukan dan kini kian viral di medsos.

Baca juga  Pelaku Kurang dari 24 jam Polres Pasuruan Berhasil Ungkap Penganiayaan Berujung Maut di Pandaan

“Kami berharap dan mendesak Bupati Majalengka agar segera memberhentikan oknum tersebut dengan tidak hormat, ini benar-benar telah mencoreng nama baik pejabat dan ASN kabupaten Majalengka secara keseluruhan “, ucap Aceng Syamsul Hadie,S.Sos.,MM selaku Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, pelanggaran moral atau tindakan asusila termasuk kategori pelanggaran berat yang dapat berujung pada sanksi disiplin, mulai dari penurunan pangkat hingga pemberhentian tidak dengan hormat.

“Dengan diberhentikan tidak hormat, ini akan dijadikan peringatan bagi pejabat yang lain, karena perselingkuhan jangan dianggap sesuatu yang biasa atau lumrah, pemahaman dan pandangan seperti itu harus segera dibuang”, tegas Aceng.

Baca juga  Komisi III DPR Apresiasi Polri, Ungkap Kasus Penculikan Balita Bilqis

Aceng pun menjelaskan bahwa setiap pelanggaran moral bagi seorang pejabat atau ASN itu bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga dapat mencederai marwah birokrasi, dan meruntuhkan kepercayaan masyarakat karena pada dasarmya seorang pejabat atau ASN itu bukan hanya menjalankan tugas kedinasan, tapi juga harus menjaga akhlak dan perilaku sehari-hari, moral dan etik harus melekat pada dirinya karena mereka itu publik figur, yang harus menjadi contoh suri tauladan bagi masyarakat.[]

Sumber: ASH
Editor: Tim Redaksi.

Share :

Baca Juga

Artikel

Libur Natal-Tahun Baru, Kapolri Tinjau Taman Safari Solo, Cek Kesiapan dan Pengamanan

Uncategorized

Polres Pulang Pisau Lakukan Sosialisasi Ops Zebra Telabang 2024 Kepada Masyarakat

Artikel

Hujan Guyur HST, Babinsa Batu Benawa Imbau Warga Waspada

Uncategorized

Bripka Alamsyah Berikan Himbauan Kamtibmas Perairan

Artikel

Warung Digital NKRI Wujud Dukungan Program BNPT

Artikel

Rutin Personil Sat Binmas Sosialisasi Tentang Larangan Karhutla

BERITA UTAMA

Paguyuban PKL SE Dan BSA Resmi Menjadi Ormas Lingkungan Pemkab Sampang

BERITA UTAMA

Tak Kenal Libur, TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Garuda