Pulang Pisau – Peran Polri dalam pembangunan nasional tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga aktif mengawal program strategis pemerintah, salah satunya ketahanan pangan. Hal tersebut ditunjukkan oleh Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., yang turun langsung mengawal kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal IV di areal PT Menteng Kencana Mas (MKM), Kabupaten Pulang Pisau, Senin (22/12/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pulang Pisau mendampingi Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Pangdam XII/Tanjungpura serta Owner CBI Group, H. Abdul Rasyid AS. Kehadiran pimpinan TNI–Polri dan pihak swasta ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung swasembada pangan nasional.
AKBP Iqbal Sengaji menegaskan bahwa Polres Pulang Pisau berkomitmen mendukung penuh ketahanan pangan melalui pendampingan berkelanjutan kepada petani dan pelaku usaha pertanian. Menurutnya, Polri memiliki peran strategis sebagai pengawal stabilitas sekaligus akselerator pembangunan ekonomi masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga kamtibmas, tetapi juga memastikan sektor pertanian berjalan aman dan produktif. Dengan pengawalan yang maksimal, petani dan pelaku usaha dapat fokus meningkatkan hasil produksi,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan memberikan apresiasi atas peran aktif Kapolres Pulang Pisau dan jajarannya dalam mengawal program ketahanan pangan di wilayahnya. Ia menekankan bahwa keberhasilan panen jagung di lahan PT MKM merupakan bukti bahwa sinergi antara aparat keamanan dan dunia usaha mampu menghasilkan dampak positif bagi masyarakat luas.
Owner CBI Group, H. Abdul Rasyid AS, juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pengamanan dari jajaran Polri dan TNI. Menurutnya, jaminan keamanan yang diberikan aparat menjadi faktor penting dalam mendorong dunia usaha untuk terus berinvestasi dan berkontribusi pada pembangunan daerah.
Melalui panen raya jagung Kuartal IV ini, Kabupaten Pulang Pisau diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai daerah penopang ketahanan pangan di Kalimantan Tengah. Kegiatan ditutup dengan peninjauan lahan serta diskusi bersama mengenai pengembangan pertanian modern dan berkelanjutan ke depan.










