Pulang Pisau – Upaya mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan terus diperkuat dari tingkat desa. Pemerintah Desa (Pemdes) Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, memanfaatkan dana ketahanan pangan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Buntoi dengan pendampingan dari Polsek Kahayan Hilir dalam pelaksanaan program pertanian jagung.
Sebagai langkah awal, Pemdes Buntoi bersama pengurus BUMDes, Kelompok Unit Pertanian, serta Bhabinkamtibmas Polsek Kahayan Hilir melaksanakan penanaman jagung perdana di lahan seluas 1 hektar yang berlokasi di kawasan Sei Ruhat, RT 001, pada Jumat (09/01/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk konkret pemanfaatan dana desa yang diarahkan untuk sektor produktif dan berkelanjutan.
Program ketahanan pangan tersebut didukung anggaran penyertaan modal BUMDes sebesar Rp25.581.400. Dana ini digunakan untuk pengolahan lahan, pengadaan sarana produksi pertanian, serta pembelian bibit jagung varietas komposit yang dinilai cocok dengan kondisi tanah setempat dan memiliki daya tahan yang baik.
Penanaman dilakukan secara gotong royong dengan menggunakan lima unit alat tanam manual dan sebanyak 20 kilogram bibit jagung. Seluruh rangkaian kegiatan dikelola langsung oleh Kelompok Unit Pertanian BUMDes Buntoi, mulai dari tahap tanam hingga perawatan menuju masa panen.
Kehadiran Bhabinkamtibmas Polsek Kahayan Hilir dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan dan dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan desa. Selain memberikan rasa aman, Bhabinkamtibmas juga berperan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai perencanaan dan pemanfaatan dana BUMDes tepat sasaran.
Kapolres Pulang Pisau melalui Kapolsek Kahayan Hilir, IPTU Ibnu Khaldun, S.H., menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh setiap upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan program strategis nasional.
“Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas bertujuan agar pengelolaan dana ketahanan pangan oleh BUMDes dapat berjalan transparan dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.
Dengan adanya program ini, Pemdes Buntoi berharap Desa Buntoi dapat berkembang menjadi desa mandiri pangan serta menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Pulang Pisau dalam mengelola potensi lahan dan dana desa guna mendukung kedaulatan pangan nasional. (Humasrespulpis)










