Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / Tag

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:01 WIB

Senator Lia Istifhama: Negara Harus Hadir dan Tegas dalam Setiap Pelanggaran HAM

TARGETNEWS.ID SURABAYA, – Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama, menegaskan bahwa negara tidak boleh abai dalam setiap dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Menurutnya, kehadiran negara melalui institusi yang berwenang menjadi kunci perlindungan masyarakat, terutama dari praktik kejahatan kerah putih yang kerap sulit terdeteksi publik.

Pernyataan tersebut disampaikan Lia saat membahas pentingnya implementasi Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 23 Tahun 2022 tentang Penanganan Dugaan Pelanggaran HAM, yang sebelumnya juga menjadi topik Focus Group Discussion (FGD) bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur.

Ning Lia—sapaan akrabnya—mengapresiasi langkah Kanwil Kemenkumham Jatim yang dinilainya progresif dalam menangani laporan dugaan pelanggaran HAM. Ia menyebut, tingginya angka pengaduan yang diterima justru menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Baca juga  Calon Legislatif Dari Partai Bulan Bintang Turun Langsung Untuk Membantu Pemuda Linglung

“Kanwil Kemenkumham Provinsi Jatim termasuk tiga besar penerima pengaduan pelanggaran HAM. Ini bukti bahwa negara hadir di tengah masyarakat dan dipercaya sebagai tempat mencari keadilan,” tegasnya.

Lia juga membagikan pengalaman pribadinya saat keluarganya pernah menjadi korban penipuan yang ditangani Majelis Pengawas Wilayah (MPW) Kemenkumham Jatim. Ia menilai proses persidangan berjalan objektif dan profesional.

“Cara MPW melakukan sidang sangat obyektif. Integritas dan netralitas itu penting agar masyarakat yakin bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Sebagai Srikandi Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur, Lia menyoroti maraknya kejahatan kerah putih yang melibatkan pihak-pihak dengan akses terhadap sumber daya finansial maupun informasi strategis. Ia menilai rendahnya literasi hukum masyarakat seringkali membuat warga rentan menjadi korban.

Baca juga  Merdi Desa Gandusari, Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Bersama Polsek Dan Linmas Kawal Jalan Sehat

“Ketidaktahuan masyarakat terhadap persoalan hukum membuat mereka mudah terjebak. Negara harus hadir bukan hanya menindak, tetapi juga mengedukasi,” jelasnya.

Ia menegaskan perlunya efek jera bagi pelaku pelanggaran HAM, terutama jika dilakukan oleh oknum yang memiliki kewenangan.

“Jika ada penyalahgunaan kewenangan yang mengarah pada pelanggaran HAM, harus ada sanksi tegas. Bahkan perlu dipublikasikan agar menjadi pembelajaran dan mencegah korban berikutnya,” tegas keponakan mantan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, tersebut.

Lia berharap upaya penanganan dugaan pelanggaran HAM terus diperkuat dengan langkah preventif, edukatif, dan penegakan hukum yang berkeadilan.

“Kejahatan bukan hanya terjadi karena ada niat pelaku, tetapi juga karena ada kesempatan. Maka pengawasan dan edukasi harus diperkuat,” pungkasnya.

ANIL

Share :

Baca Juga

Artikel

Polsek Maliku Maksimalkan Kegiatan Patroli Malam di Wilkumnya.

BERITA UTAMA

Tegas! Polres Pulang Pisau Periksa Ponsel Anggota Demi Bersihkan Praktik Judi Online

BERITA UTAMA

Kamseltibcarlantas: Sat Lantas Polres Pulang Pisau Gelar Dikmas Lantas Penling

BERITA UTAMA

Kondusifkan Situasi Kamtibmas Bhabinkamtibmas Berikan Himbauan Kamtibmas

Artikel

Peringati HKGB ke-72, Ketum Bhayangkari: Istri Harus Jadi Support System Suami

Artikel

Bulan Ramadhan Selalu Menjadi Berkah Bagi Pedagang Musiman

Artikel

Bhabinkamtibmas Food Estate Sambangi Warga

Artikel

Tingkatkan Produksi Padi di Ngawi, Danrem Fokus Tingkatkan LTT