JEMBER – Suasana haru menyelimuti Sekretariat MAKI Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, pada Kamis, 19 Maret 2026. Di tengah hangatnya bulan suci Ramadhan, ratusan senyum kecil dan wajah-wajah renta berkumpul dalam satu harapan: merasakan kasih sayang dan kepedulian.
MAKI Koorwil Bangsalsari menggelar kegiatan santunan untuk 100 anak yatim piatu serta anak-anak dari keluarga kurang mampu. Tak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada 9 janda lansia melalui pemberian paket sembako dan kue kering—bingkisan sederhana yang sarat makna.
Kegiatan ini dipimpin oleh Mas Rawi, yang akrab disapa Kyai Samber Langit. Sosok yang dikenal dekat dengan masyarakat ini tampak menyapa satu per satu penerima santunan, seolah ingin memastikan bahwa tak ada yang merasa sendiri.
Di sudut ruangan, beberapa anak yatim tampak menggenggam erat bingkisan yang mereka terima. Mata mereka berbinar, sebagian tak mampu menyembunyikan haru. Bagi mereka, ini bukan sekadar bantuan—ini adalah perhatian, ini adalah kasih.
Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satrio, dalam keterangannya menyampaikan rasa bangga dan haru atas kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang memberi, tapi tentang menghadirkan harapan. Anak-anak yatim dan para janda lansia ini butuh kita, bukan hanya hari ini, tapi selamanya. Apa yang dilakukan MAKI Bangsalsari adalah wujud nyata bahwa kepedulian itu masih hidup,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk saling menguatkan, terutama di bulan penuh berkah ini.
Hari itu, di Bangsalsari, bukan hanya bantuan yang dibagikan. Ada doa yang dipanjatkan, ada harapan yang dititipkan, dan ada kehangatan yang mengalir tanpa kata.
Sebab sejatinya, kebahagiaan terbesar bukanlah saat kita menerima, melainkan saat kita mampu membuat orang lain tersenyum—meski hanya dengan hal sederhana.
ANIL










