Slawi, TargetNews.id -Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tegal Ny. Nilna Almuna Ischak Maulana Rohman melantik dan memimpin serah terima jabatan Ketua TP PKK Kecamatan serta Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan di Gedung PKK Kabupaten Tegal, Slawi, Selasa (31/03/2026).
Pelantikan tersebut mencakup 14 kecamatan sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan PKK dan Posyandu di tingkat kecamatan. Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua TP PKK Kabupaten Tegal.
Sekretaris TP PKK Kabupaten Tegal Siti Aminah membacakan Surat Keputusan Ketua TP PKK Kabupaten Tegal Nomor 01/KEP/PKK KAB/I/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Ketua TP PKK Kecamatan. Dalam keputusan tersebut, para pejabat lama di berhentikan dengan hormat disertai apresiasi atas pengabdian yang telah di berikan, serta di tetapkan pejabat baru untuk melanjutkan kepemimpinan.
Selanjutnya, dibacakan pula Keputusan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tegal Nomor 01/KEP/POSYANDU KAB/II/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan pada wilayah yang sama sebagai bagian dari rangkaian prosesi pelantikan.
Pelantikan ini juga merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Tegal Nomor 800.1.3.3/28 Tahun 2026 tentang pengangkatan dan pengukuhan dalam jabatan administrasi dan jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal, yang di antaranya mencakup rotasi sejumlah camat.
Dalam sambutannya, Nilna menyampaikan ucapan selamat kepada para ketua yang baru dilantik serta apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.
Saya mengucapkan selamat kepada para ketua yang baru dilantik. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jabatan Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu memiliki peran strategis dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga. Oleh karena itu, di butuhkan komitmen, sinergi, dan kepemimpinan yang responsif dalam menggerakkan 10 Program Pokok PKK serta memperkuat peran Posyandu hingga tingkat desa dan dasawisma.
Selain itu, para ketua yang baru di lantik diharapkan mampu menjalankan fungsi pembinaan secara aktif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi penggerak utama dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.
Nilna juga menekankan bahwa transformasi Posyandu saat ini menuntut perluasan peran, tidak hanya pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga dalam mendukung enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi kesehatan, pendidikan, sosial, perumahan rakyat, pekerjaan umum, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Posyandu harus mampu menjadi garda terdepan pelayanan dasar yang terintegrasi di tingkat desa,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga meminta para ketua yang baru dilantik untuk segera mengakselerasi program kerja dan memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan di wilayah masing-masing.
Pelantikan ini di harapkan menjadi momentum penguatan kelembagaan PKK dan Posyandu dalam mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat.(Fauzi/Hms)










