TargetNews.id, Kota Batu – Pengelolaan sampah melalui TPS 3 R Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Kota Batu berjalan mencapai 70 persen dalam setiap harinya. Proses pengelolaan sampah masih berjalan satu setengah tahun, mulai sampah organik dan non organik bisa mencapai 2 truck dan 3 motor tosa dengan istimasi sejumlah 2 ton sampah dalam seharinya.
Dengan meningkatnya jumlah penduduk secara otomatis memicu naiknya jumlah sampah yang akan di ambil oleh petugas TPS 3 R Desa Mojorejo bersama Kelompok Suwadaya Masyarakat (KSM) Mojorejo Asri. Cukup sukses para KSM mulai pengambilan sampah dari rumah – rumah warga berjumlah 1.200 pelanggan sampah rumah.
“Sesuai monitoring kami bahwa KSM Mojorejo Asri, untuk setiap harinya mulai pengambilan sampah dari rumah warga dan pilih sampah organik maupun non organik. Yang saat ini melibatkan 5 tenaga angkut sampah untuk 5 orang lagi tenaga pilih sampah dan 1 orang lagi sebagai operator mesin giling sampah,”kata Rujito Kades Mojorejo, Senin (13/4/2026) siang.
Disebutkan lagi oleh Rujito, dari jumlah tenaga pengelolaan sampah di TPS 3 R Desa Mojorejo, sangat memiliki jiwa sosial dan semangat kerja yang tinggi. Bisa di katan para anggota KSM ini merupakan pahlawan lingkungan hidup dalam pengelolaan sampah di desa hingga perkotaan.
“Juga perlu diapresiasi pada seluruh anggota KSM ini, sudah melakukan terobosan bagus dan cukup berjalan dalam mengelola rumah kompos. Juga perlu di apresiasi para KSM Desa Mojorejo sudah berjalan dalam produksi magot dan lalat magot,serta pupuk organik,” terang Rujito.
Hal tersebut tak lepas dari program binaan Pemdes Mojorejo juga pendamping dari DLH Batu maupun pihak lainnya. Karena kata kuncinya selagi ada manusia di tempat manapun pasti ada potensi sampah.
“Karena masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa maupun pemerintah kota. Akan tetapi sampah merupakan tanggung jawab semua masyarakat, maka perlu terus adanya kerjasama dan saling support agar sampah bisa teratasi secara maksimal dan berkelanjutan,” tegas Kades Rujito.
Kami sadar dan sangat memahami pengelolaan sampah di desa kami (Desa Mojorejo) masih perlu terus inofasi dan cari terobosan baru agar sampah mudah terkelola dengan baik sesuai harapan kita semua.
Hal itu tidak terlepas keterlibatan banyak pihak, tidak hanya berharap pada Pemdes maupun Pemkot Batu saja. Melainkan bangun komunikasi terus pada pihak yang kompeten dalam pengelolaan sampah secara profesional dan proposional juga ada bukti dan keseriusan dalam pengelolaannya.
“Kami bangga meskipun belum maksimal, akan tetapi para KSM Mojorejo Asri sudah membuktikan hasil pengelolaan sampah, serta produksi magot yang siap di pasarkan. Persolan keberhasilan itu agar bisa tetap berjalan perlu dukungan dari DLH Batu dan pendampingnya serta anggaran operasional bisa di gelontorkan pada KSM,”ujar Rujito.
Kesempatan itu Ketua KSM Mojorejo Asri Pramono yang aktif setiap harinya di TPS 3 R mengatakan, kami menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan rasa sosial yang tinggi bersama 14 tenaga pengelola sampah di sini.
“Rasa tanggung jawab dalam pengelolaan sampah bersama teman-teman KSM Mojorejo Asri sangat tinggi. Bekerja sejak pukul 7.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Kondisi sampah di TPS 3 R bisa Ziro. Kondisi seperti ini tak lepas bimbingan dari Kepala Desa Mojorejo Rujito,”terang Pramono.
Harapannya semoga apa yang sudah di lakukan bersama seluruh anggota KSM Mojorejo Asri sampah tetap bisa teratasi terkelola sesuai rencana. Juga dukungan bentuk apapun pada anggota KSM sebagai support agar tetap eksis.
Maka alat penunjang pekerjaan menjadi perhatian khusus, ditambah lagi agar hak dan kewajiban seluruh anggota KSM bisa sejahtera. Betujuan persoalan sampah di Desa Mojorejo akan terkelola dengan baik dan sukses untuk menjadi atensi ke desa-desa lainnya di Kota Batu.(Wan)










