Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS

Rabu, 22 April 2026 - 23:35 WIB

Begini Cara Jaga Keberlangsungan Demokrasi ala DPD RI Cantik Asal Jatim Ning Lia Istifhama

Banyuwangi – Di tengah tantangan demokrasi yang kian kompleks mulai dari menurunnya kepercayaan publik, maraknya disinformasi, hingga kecenderungan apatisme generasi muda keteladanan figur publik menjadi kunci utama menjaga kualitas demokrasi tetap sehat. Dalam konteks inilah, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menunjukkan peran strategisnya melalui pendekatan politik yang berintegritas dan berorientasi pada publik.

 

Ning Lia mengatakan, tak berhenti konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama dalam sektor pendidikan, pemberdayaan perempuan, kepemudaan, serta penguatan nilai kebangsaan.

 

Menurutnya, keberlangsungan demokrasi tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh keteladanan para pelaku di dalamnya, baik politisi, media, maupun masyarakat.

 

“Demokrasi harus dijaga dengan cara yang baik. Kuncinya ada pada integritas, keteladanan, dan bagaimana kita menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Baca juga  Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

 

Menurut Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah itu, dalam demokrasi sangat krusial sebagai pilar yang menjaga keseimbangan informasi. Karena itu, penyajian berita yang objektif menjadi bagian penting dalam menjaga demokrasi tetap sehat. Lebih jauh, Ning Lia menekankan bahwa demokrasi merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak bersikap apatis terhadap dinamika politik.

 

“Anak muda jangan apatis. Demokrasi harus dijaga bersama. Menjadi politisi harus memberi contoh yang baik, menghormati narasumber dan masyarakat, serta menghadirkan informasi yang objektif. Dengan begitu, kita bisa menjadi rujukan dan inspirasi bagi publik maupun media lainnya,” tegasnya.

 

Dalam praktik politiknya, Ning Lia dikenal mengedepankan pendekatan inklusif dan dialogis. Ia aktif menjalin komunikasi dengan berbagai elemen, mulai dari kalangan pesantren, perempuan, pemuda, hingga komunitas akar rumput. Gaya komunikasinya yang santai namun efektif juga membuatnya dekat dengan generasi muda, baik melalui aktivitas lapangan maupun ruang digital.

Baca juga  Himbauan Keselamatan Berlalu Lintas, Polres Pulang Pisau Berikan Brosur dan Stiker

 

Tingkat kepercayaan publik terhadap Lia tercermin dari capaian elektoralnya pada Pemilu lalu dengan perolehan 2.739.123 suara. Selain itu, survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya mencapai 70,5 persen, tertinggi di antara legislator Jawa Timur.

 

Latar belakang keluarga Nahdlatul Ulama turut membentuk karakter kepemimpinan Lia yang religius dan membumi. Ia merupakan putri KH Masykur Hasyim dan Hj Aisyah. Di luar aktivitas politik, Ning Lia juga aktif menulis artikel bertema politik, pendidikan, dan kepemimpinan perempuan sebagai bagian dari upaya memperkuat

literasi publik.

Anil

Share :

Baca Juga

Artikel

Kebakaran Landa Gedung PGRI Pandawan, Babinsa Turut Berjibaku Padamkan Api

BERITA UTAMA

Dandim 0808/Blitar Dampingi Danrem 081/DSJ kunjungi Lokasi Sasaran Pembangunan Jembatan Gantung Di Blitar

Artikel

Launching 346 Koperasi Merah Putih,Bupati Subandi : Jangan Hanya dibentuk,Tapi Harus Berjalan dan Berdampak

Artikel

TINGKATKAN KEMAMPUAN TEMPUR, PANGKORMAR PIMPIN UJI FUNGSI TEROPONG THERMAL BTP TAHUN 2025

Artikel

Anggota Sat lantas Polres Pulang Pisau, Laksanakan Apel Pagi

Artikel

Panitia Pembangunan Masjid Al-Barokah Resmi Terbentuk, Mulai Tahap Awal Pembebasan Lahan

Artikel

Bupati Asahan Resmi Membuka MTQ Ke-55 Tingkat Kabupaten Asahan

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 09/Kutowinangun Dampingi Kegiatan Posyando Desa Pekunden