Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / Tag / TNI-POLRI

Rabu, 22 April 2026 - 23:37 WIB

Berhasil Jaga Amanah Masyarakat dan Komitmen Jujur, Ning Lia Istifhama Ungkap Peran Tim Non-Pragmatis dan Loyalis

BANYUWANGI – Konsistensi menjaga amanah masyarakat dan komitmen terhadap kejujuran menjadi prinsip utama yang dipegang Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Di tengah dinamika politik yang kerap diwarnai kepentingan pragmatis, ia menegaskan keberhasilannya menjaga kepercayaan publik tidak lepas dari dukungan tim yang solid dan berintegritas.

 

Perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu mengungkapkan, salah satu kunci utama dalam menjaga amanah adalah memiliki tim yang tidak pragmatis serta menjunjung tinggi loyalitas terhadap perjuangan, bukan semata kepentingan sesaat.

 

“Saya bersyukur dikelilingi tim yang tidak pragmatis dan tetap loyal. Mereka bekerja bukan karena kepentingan sesaat, tetapi karena komitmen terhadap nilai dan perjuangan bersama,” ujarnya saat kegiatan serap aspirasi di Masjid Besar Arraudlah, Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Minggu (19/4/2026).

 

Ia menegaskan, menjaga kejujuran dalam politik bukan hal mudah, namun harus terus diperjuangkan agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

 

“Kepercayaan itu mahal. Sekali kita tidak jujur, kepercayaan akan runtuh. Karena itu, saya selalu berusaha menjaga integritas dalam setiap langkah,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia juga mengingat kembali proses panjang perjuangan hidupnya yang penuh keterbatasan. Ia mengaku pernah berada di titik nol secara finansial, namun tetap berusaha membantu orang lain.

Baca juga  Monitoring Danrem Wijayakusuma Pantau Ibadah Imlek

 

“Saya pernah tidak punya uang sama sekali, nol rupiah. Tapi dalam kondisi itu, saya tetap berusaha memberi semampu saya,” ungkapnya.

 

Tak hanya itu, sejak muda ia telah terbiasa bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan. “Saya pernah menjual kertas berkas verval untuk menambal kebutuhan. Bahkan saat kuliah, saya menjalani tiga kampus sekaligus sambil mengajar kursus privat,” tuturnya.

 

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi fondasi kuat dalam menjaga komitmen dan integritas sebagai wakil rakyat.

 

“Kalau kita ingat proses jatuh bangun itu, kita tidak akan mudah tergoda untuk mengkhianati amanah masyarakat,” imbuhnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, Ning Lia juga menegaskan pentingnya pola jemput bola dalam menyerap aspirasi masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.

 

“Kami hadir untuk memastikan suara masyarakat benar-benar sampai ke pusat dan diperjuangkan dalam kebijakan,” ujarnya.

 

Senator Cantik itu turut mengajak masyarakat untuk tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan, seraya menekankan bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan.

 

Selain itu, ia menekankan pentingnya nilai kejujuran, keikhlasan, serta menjauhi sifat kikir, dusta, dan munafik sebagai dasar dalam membangun kepercayaan publik.

 

Dalam kesempatan tersebut, Putri KH Maskur Hasyim itu juga mengutip hadis riwayat Bukhari tentang pentingnya menjaga integritas sebagai bagian dari akhlak seorang pemimpin.

Baca juga  Jaga Kodusifitas Wilayah, Danramil Batang Alai Selatan Komsos Pasca Pilkada Serentak 2024

 

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh agama dan masyarakat setempat, di antaranya KH Iskandar Dzulkarnain, KH Ir Achmad Wahyudi, SH, MH, serta tokoh muda seperti Gus Fathan dan Lora Masykuri. Turut hadir pula unsur Muspika Kalibaru, termasuk Kapolsek dan Danramil.

 

Ketua Yayasan Masjid Besar Arraudlah, melalui perwakilan H Mashuri, menyampaikan bahwa lembaga pendidikan di bawah yayasan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

 

“Alhamdulillah, lembaga pendidikan kami semakin maju. Banyak tenaga pengajar yang kini telah tersertifikasi dan memberikan layanan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

 

Sementara itu, KH Ir Achmad Wahyudi mengapresiasi kehadiran Lia Istifhama di Kalibaru. Ia menilai sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat harus terus dijaga agar melahirkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada kepentingan publik.

 

Ia juga menekankan pentingnya penerapan meritokrasi dalam sistem pemerintahan, yakni menempatkan seseorang berdasarkan kemampuan, kompetensi, dan integritas, bukan karena kedekatan atau kepentingan politik.

 

“Dengan meritokrasi, birokrasi akan lebih efisien, adil, dan transparan. Ini penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

 

Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi fondasi dalam menciptakan kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.

Anil

Share :

Baca Juga

Artikel

Berikan pesan pesan kamtibmas kepada Warga pada malam hari

BERITA UTAMA

Cegah Tindak Pidana Premanisme, Polsek Maliku Gencarkan KRYD

Artikel

Danramil Mlati Hadiri RAT KSP di wilayahnya

BERITA UTAMA

Swasembada Beras vs Impor 1000 Ton

Artikel

Polres Pulang Pisau Gelar FKP, Kapolres: Masukan Publik Sangat Penting

Artikel

Menyatu Dengan Alam, Koramil Haruyan Pembersihan Lingkungan Di Mangunang Seberang

Artikel

Selesai Dibangun Poskamling Program TMMD ke-121 Dapat Apresiasi Warga

Artikel

Polsek Sebangau Kuala laksanakan kegiatan KRYD di wilayah kecamatan Sebangau Kuala