TARGETNEWS.ID SAMPANG Audiensi antara Forum Masyarakat Camplong (FMC) dengan PT Garam berlangsung di DPRD Kabupaten Sampang pada Senin (18/5/2026) pukul 10.00 WIB. Pertemuan tersebut digelar di ruang komisi gabungan bersama Komisi II DPRD Sampang guna membahas berbagai persoalan yang dikeluhkan masyarakat sekitar terkait aktivitas dan kebijakan perusahaan.
Dalam audiensi tersebut, warga melalui FMC menuding adanya dugaan praktik percaloan atau keberadaan broker yang dinilai terlalu berpengaruh dalam berbagai kepentingan di lingkungan PT Garam, khususnya dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Warga meminta agar manajemen PT Garam segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pihak-pihak yang diduga bermain di lapangan.
Salah satu perwakilan FMC, Mursidi, menyampaikan bahwa selama ini masyarakat terdampak merasa tidak mendapatkan kesempatan yang adil untuk bekerja di perusahaan tersebut. Ia menilai proses perekrutan tenaga kerja tidak berjalan secara terbuka dan diduga hanya melalui jalur tertentu.
“Setiap ada kepentingan, termasuk rekrutmen tenaga kerja, dilakukan secara diam-diam. Yang masuk bekerja hanya orang-orang dekat broker tersebut, sementara warga terdampak hanya menjadi penonton,” tegas Mursidi di hadapan anggota dewan dan pihak perusahaan.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian serius dari peserta rapat, termasuk anggota DPRD yang hadir dalam audiensi tersebut. Sejumlah warga berharap adanya transparansi dalam perekrutan tenaga kerja agar masyarakat lokal yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan juga memperoleh kesempatan yang sama.
Menanggapi tudingan tersebut, pihak Humas PT Garam mengaku baru mengetahui adanya dugaan praktik seperti yang disampaikan masyarakat. Ia menyatakan akan segera melaporkan persoalan tersebut kepada jajaran direksi PT Garam untuk dilakukan tindak lanjut dan evaluasi internal.
“Kami baru mengetahui adanya informasi seperti ini di lapangan. Kami akan menyampaikan dan melaporkan hal ini kepada jajaran direksi agar menjadi perhatian bersama,” ujar perwakilan Humas PT Garam dalam forum audiensi.
Hingga audiensi berakhir, masyarakat berharap DPRD Sampang dapat mengawal aspirasi warga dan mendorong adanya langkah konkret dari PT Garam demi terciptanya transparansi, keadilan, serta pemberdayaan masyarakat lokal di sekitar perusahaan.










