Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:33 WIB

Dari Surabaya untuk Indonesia, Demo Ojol 16 Kota Desak RUU Transportasi Online

SURABAYA – Aksi demonstrasi besar-besaran yang digelar ribuan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai daerah di Jawa Timur membuahkan hasil. Aliansi GERANAT’S Jawa Timur resmi membawa hasil audiensi bersama Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur usai aksi yang berlangsung di depan Gedung DPRD Jatim, Rabu (20/5/2026).

 

Hasil audiensi yang ditandatangani Ketua DPRD Jatim, Drs. H.M. Mustafak Rouf, bersama perwakilan GERANAT’S Achmad Tito dan Puji Waluyo, DPRD Jatim menyatakan dukungan terhadap perjuangan driver online terkait hadirnya Undang-Undang Transportasi Online Indonesia.

 

Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah instansi, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Biro Hukum, Dit Intelkam Polda Jatim, hingga Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur.

 

Dalam poin kesepakatan, Ketua DPRD Jatim Mustafak Rouf, mendukung petisi yang dibawa GERANAT’S terkait percepatan pembahasan dan pengesahan RUU Transportasi Online agar mempercepat keluarnya uu transportasi online karena sudah masuk antiran Prolegnas prioritas DPR RI 2026.

Baca juga  Polwan Polres Mojokerto Hibur ODGJ dengan Joget Poco-Poco

 

Selain itu, DPRD Jatim juga mendukung agar perwakilan GERANAT’S Jawa Timur dilibatkan secara aktif dalam proses penyusunan RUU Transportasi Online Indonesia.

 

Tak hanya itu, DPRD Jatim juga menyatakan siap membantu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna menyampaikan aspirasi para driver online yang berkembang dalam audiensi tersebut.

 

Sebelumnya, ribuan ojol yang tergabung dalam GERANAT’S Jatim menggelar aksi long march dari kawasan Bundaran Waru menuju Gedung DPRD Jatim. Massa membawa sejumlah tuntutan mulai dari penyesuaian tarif, regulasi khusus transportasi online, hingga desakan pengesahan UU Transportasi Online Indonesia.

Baca juga  HW Mantan Kepala Departemen Pengadaan Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan kasus korupsi PT IMS Rp 9 Milliar

 

Penanggung jawab aksi, Achmad Tito dan Puji Waluyo menyebut perjuangan tersebut merupakan bentuk dorongan agar pemerintah memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi para pengemudi online.

 

“Harapan kami perjuangan ini benar-benar mendapat perhatian serius dan ada langkah nyata untuk kesejahteraan driver online,” ujarnya.

 

Diketahui, aksi demo ojol tidak hanya berlangsung di Jawa Timur, namun juga digelar serentak di sedikitnya 16 kota di Indonesia. Dalam aksi tersebut, para pengemudi transportasi online mendesak pemerintah daerah agar turut mendorong pemerintah pusat dan DPR RI segera membahas serta menerbitkan RUU Transportasi Online sebagai payung hukum yang dinilai mampu memberikan kepastian, perlindungan, dan kesejahteraan bagi jutaan driver online di Indonesia.

 

 

(Samsul)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Rutin personil Polsek Banting patroli malam hari dengan sasaran perkantoran

Artikel

Kodim 0808/Blitar Ikuti Pembinaan Rohani Islam Virtual Terpusat : Perkuat Mental Prajurit, Wujudkan Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah

Artikel

Danramil 22/Ayah Berikan Arahan Siswa dan Wali Murid SMK 6 Ma’arif Ayah

BERITA UTAMA

BBPJN Bantah Warga Tolak Pembangunan Jembatan Bandaran, Warga Dua Desa Geram dan Siapkan Baliho Penolakan

BERITA UTAMA

Ciptakan Situasi Kondusif Wilayah Surabaya

Artikel

Polisi Tangkap Pengedar Ekstasi di Hotel Surabaya, 45 Butir Disita

BERITA UTAMA

Satlantas Polres Pulang Pisau Gelar Patroli Wilayah dan Pantau Lokasi Rawan Laka Lantas

Artikel

Tingkatkan Kecakapan Dan Ketangkasan, Perwira Yonif 6 Marinir Berlatih Menembak Pistol