TARGETNEWS.ID, KOTA BATU – Desa Oro Oro Ombo rutinitas melaksanakan bersih desa yang ke 114 tahun di 2026 ini dengan mengambil tema” Berkarya Berbakti Peduli Pada Masyarakat”. Rangkaian bersih desa mulai khotmil Qur’an, Gelaran Wayang kulit, melakukan doa bersama di punden Mbah Sentono/Mbah Putri sebagai sesepuh yang membuka wilayah desa Oro Oro Ombo beberapa ratus tahun lalu.
Prosesi doa bersama di punden dihadiri langsung Kades Wiweko,Sekdes Suprianto, dan seluruh perangkat desa Oro Oro Ombo, dan Ketua penggerak PKK desa, yang memenuhi pendopo punden Mbah Sentono. Yang berada di dusun Krajan Desa Oro Oro Ombo Kecamatan Batu, pada Senin (25/5/2026)siang.
“Doa bersama di punden Mbah Sentono merupakan bentuk syukur kita pada Allah SWT pada beliau Mbah Sentono yang sudah mewarisi wilayah desa Oro Oro Ombo menjadi desa yang maju dan mandiri dewasa ini,” kata Kades Wiweko.
Disebutkan oleh Wiweko, adat budaya untuk kirim doa di makam Mbah Sentono ketika desa melakukan selamatan desa. Hal ini merupakan menjujung tinggi nilai-nilai adat istiadat orang Jawa maupun budaya yang luhung seperti Mbak Sentono yang wajib dipelihara hingga sampai turun temurun.
Karena banyak maksud dan maknanya dari budaya selamatan desa itu menurut adat istiadat atau budaya Jawa. Yang mana bisa di terjemahi bahasa jawa “Jowo Digowo Agomo Ditoto Adat Dirumat, ( Jawa Dibawa,Agama Ditata Adat Dirawat).
“Dari filosofi yang tersirat dalam bahasa Jawa,maka semua itu ada makna atau maksud tujuan yang positif bagi masyarakat Desa Oro Oro Ombo. Yang sudah dilakukan oleh para leluhur terdahulu seperti, Mbah Sentono/Mbah Putri Ayu/Mbah Re’ken untuk membentuk dusun Krajan (dusun kerajaan) dahulunya,”papar Wiweko.
Maka bentuk rasa syukur dengan gelar selamatan desa, disamping ada baca Alquran, doa di makam Mbah Sentono, juga gelar Wayang kulit. Merupakan kegiatan rutin tahunan yang wajib digelar oleh Pemerintah desa Oro Oro Ombo.
Acara bersih desa Oro Oro Ombo bisa dikatan sederhana tapi bermakna, karena juga ada gelar wayang kulit semalam suntuk Senin 25 Mei 2026 start pukul 19.30 dengan dalang Ki Bagas Guno Carito dari Gunung Kawi Malang, dengan lakon cerita, juga dimeriahkan pelawak Jo Klotok dan Jo Klitik dari Kediri.
“Dari semua rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh panitia selamatan desa Oro Oro Ombo, kami atas nama Pemdes mengucapkan terimakasih pada semua pihak, agar pelaksanaan bersih desa ini akan ada barokah bagi seluruh masyarakat desa Oro Oro Ombo lebih sejahtera lagi amin YRA,” tutup Wiweko.










