Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / Tag

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:40 WIB

Hadirkan Senyum dan Harapan Baru, Pemkab Tegal Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 39 Pasien

Slawi,Targetnews.id – Farikhatun tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Ibu muda asal Kecamatan Jatinegara itu tampak sumringah saat melihat anaknya, Muhammad Jazil Attaillah (3 tahun), selesai menjalani operasi bibir sumbing yang ketiga, semuanya gratis. Bagi Farikhatun, setiap operasi adalah selangkah lebih dekat menuju senyum sempurna sang buah hati.

Persyaratannya mudah, hanya menyiapkan Kartu Keluarga. Ini operasi revisi yang ketiga dan masih akan ada tindakan lanjutan pada bagian hidung. Saya senang sekali karena sekarang anak saya sudah terlihat lebih ganteng dan semakin percaya diri. Terima kasih kepada Kabupaten Tegal dan Smile Train yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini. Sekarang anak saya punya senyum yang lebih baik,” ungkapnya.

Kebahagiaan Farikhatun adalah satu dari 39 kisah yang terukir dalam bakti sosial operasi bibir sumbing gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Tegal bekerja sama dengan RSUD dr. Soeselo Slawi dan Yayasan Smile Train Indonesia, Jumat-Sabtu (29-30/05/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal sekaligus Hari Ulang Tahun ke-78 RSUD dr. Soeselo Slawi.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan, program ini bukan sekadar layanan medis, tetapi juga wujud nyata kepedulian kemanusiaan yang menghadirkan harapan baru bagi para pasien dan keluarganya.

Baca juga  Ketua DPC FRN Banyuwangi Mengecam Keras Tindakan Intervensi Terhadap Jurnalis

Ini bukan sekadar layanan medis, tetapi juga wujud nyata kepedulian kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, kita berupaya menghadirkan kembali senyum anak-anak kita serta memberikan harapan baru bagi mereka dan keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Ischak dalam sambutan di Aula Selatan RSUD Soeselo, Sabtu (30/05/2026).

Ia menegaskan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal tidak hanya diisi pembangunan infrastruktur, tetapi juga berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Meningkatnya jumlah peserta dari tahun ke tahun dinilainya sebagai bukti bahwa program ini semakin dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Harapan kita tentu bukan jumlah pasien yang semakin banyak, melainkan jumlah penderita bibir sumbing yang semakin berkurang dari tahun ke tahun,” katanya.

Direktur RSUD dr. Soeselo Slawi Guntur Muhammad Taqwin menjelaskan, dari 39 pasien yang mengikuti operasi tahun ini, sebanyak 29 merupakan anak-anak dan 10 pasien dewasa. Mayoritas berasal dari Kabupaten Tegal, sementara lainnya datang dari Kabupaten Semarang, Purbalingga, dan Pemalang.

Kondisi bibir sumbing sering kali menimbulkan berbagai gangguan, mulai dari kesulitan makan, minum, hingga berbicara. Mudah-mudahan melalui operasi ini para pasien, khususnya anak-anak, dapat enambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin karena tidak hanya membantu penanganan bibir sumbing, tetapi juga mendukung pencegahan stunting melalui edukasi pentingnya pemenuhan gizi dan pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC).

Baca juga  Supriyadi Hanya Terima Titipan Dari Penyewa Apartemen, Bukan Pemilik 46 Ekstasi

Country Manager Smile Train Indonesia Deasy Larasati mengapresiasi komitmen Pemkab Tegal dan RSUD dr. Soeselo Slawi dalam mendukung program kemanusiaan ini. Ia menjelaskan, Smile Train saat ini bekerja sama dengan 81 rumah sakit di seluruh Indonesia dan membantu sekitar 8.000 operasi bibir sumbing setiap tahun. Angka kelahiran bayi dengan kondisi bibir sumbing maupun celah langit-langit di Indonesia masih berkisar 7.000 hingga 8.000 kasus per tahun.

Anak-anak dengan kondisi bibir sumbing menghadapi tantangan fisik maupun psikologis. Karena itu, dukungan pemerintah daerah, rumah sakit, dan masyarakat sangat penting agar mereka tetap mendapatkan hak untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Deasy.

Bagi puluhan keluarga yang hadir dalam dua hari kegiatan itu, operasi ini bukan sekadar prosedur medis, melainkan pintu menuju kehidupan yang lebih baik, di mana anak-anak mereka dapat tumbuh, belajar, dan tersenyum dengan penuh percaya diri.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

Artikel

Sinergitas TNI-Polri Terbukti: Babinsa Sertu Sutoyo Dapat Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-79

Artikel

Selalu Sampaikan Tentang Larangan Membakar Hutan Di Wilayah Kec. Sebangau Kuala

Artikel

Dandim 1009//Tla Mengungkapkan Belasungkawa Atas Wafatnya Orang Tua Dari Personel Kodim 1009/Tanah Laut

Artikel

Babinsa Bersama Warga Kerja Bakti Perbaikan Tanggul Sungai Lusi

Artikel

Program Bajaka Presisi Polres Pulang Pisau dengan sasaran anak anak dan remaja Desa Belanti

Artikel

Polsek Maliku, Melaksanakan Kegiatan Patroli Malam Pastikan Kamtibmas Kondusif di Wilayah Hukumnya

BERITA UTAMA

Uji Public Speaking dan Talent Performance Jadi Ajang Pemanasan Finalis Sinok Sitong Kota Tegal 2026

BERITA UTAMA

Manager Untuk Piala Soeratin U-17 Nasional, Seorang Perempuan