Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:29 WIB

Samuel Ardi Kristianto Terbukti Merusak Rumah Nenek Elina Widjajanti Dituntut 4 Tahun

Surabaya, TargetNews.id Sidang terdakwa Samuel Ardi Kristanto perkara perusakan rumah dan pengosongan paksa yang menimpa Elina Widjajanti, perempuan lanjut usia berusia sekitar 80 tahun, kembali digelar di ruang Kartika pengadilan negeri (PN) Surabaya,
dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Kasipidum Kejari Surabaya Ida Bagus Putu Widnyana.

Dalam surat tuntutannya, jaksa penuntut umum (JPU) Ida Bagus Putu Widnyana menyatakan terdakwa Samuel Ardi Kristianto terbukti melakukan tindak pidana secara terang-terangan dan bersama-sama menggunakan kekerasan terhadap orang, serta menggerakkan orang lain untuk menghancurkan bangunan milik orang lain hingga tidak dapat digunakan lagi.

“Perbuatan terdakwa memenuhi unsur-unsur tindak pidana yang didakwakan,” kata jaksa di hadapan majelis hakim.

Jaksa menilai tidak terdapat alasan pembenar maupun pemaaf yang dapat menghapus pertanggungjawaban pidana terdakwa. Karena itu, Samuel diminta dijatuhi hukuman empat tahun penjara.

Baca juga  Jelang Pemilu 2024, Kapolda Jatim Perintahkan Jajaran Polres Jaga Stabilitas Kamtibmas

Sejumlah hal turut menjadi pertimbangan dalam tuntutan tersebut. Jaksa menyebut tindakan terdakwa mengakibatkan korban mengalami luka dan trauma. Selain itu, rumah yang ditempati korban dihancurkan sehingga korban kehilangan tempat tinggal.

“Korban juga mengalami kerugian sebesar Rp1 miliar,” ujar jaksa.

Adapun hal yang meringankan, Samuel dinilai bersikap sopan selama persidangan, mengakui dan menyesali perbuatannya, serta belum pernah menjalani hukuman pidana.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim yang dipimpin Pujiono memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menyampaikan nota pembelaan atau pledoi pada sidang berikutnya.

“Selanjutnya kami beri kesempatan kepada terdakwa untuk mengajukan pembelaan,” kata hakim.

Dalam perkara yang sama, dua terdakwa lain yang disidangkan secara terpisah juga dituntut pidana penjara. Mohammad Yasin dituntut satu tahun enam bulan penjara, sedangkan Sugeng Yulianto alias Klowor dituntut satu tahun tiga bulan penjara.

Baca juga  Satlantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Sosialisasi Ops Keselamatan Telabang 2026 kepada Masyarakat

Keduanya dinilai terbukti turut serta melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap korban saat proses pengosongan rumah di kawasan Dukuh Kuwukan, Sambikerep, Surabaya.

Berdasarkan dakwaan jaksa, peristiwa itu terjadi pada 6 Agustus 2025 ketika Samuel datang ke rumah Elina bersama sejumlah orang. Saat korban menolak meninggalkan rumah yang diklaim sebagai milik Samuel, terdakwa disebut tetap memerintahkan orang-orang yang dibawanya untuk mengangkat paksa korban keluar dari rumah.

Akibat kejadian tersebut, Elina mengalami luka pada bagian bibir dan trauma. Rumah yang ditempatinya juga dihancurkan hingga tidak dapat digunakan lagi.@NUR.

Share :

Baca Juga

Artikel

Babinsa Haruyan Dampingi, dan Dukung Pengembangan Pertanian Terong

BERITA UTAMA

Satlantas Pulang Pisau Tegur Pengemudi Tanpa Sabuk Pengaman

Artikel

Sinergitas Polisi Bersama TNI dan Warga Bersihkan Tanah Longsor di Ngawi

BERITA UTAMA

Pengajian Rutin Karyawan Perhutani KPH Probolinggo Sebagai Penyeimbang di Tengah Kesibukan dan Rutinitas Kerja

Artikel

Jerit Tangis Warnai Sunatan Masal Hari Jadi Brebes

BERITA UTAMA

Polsek Maliku Patroli Malam Sambangi Lingkungan Pertokoan saat Jam Rawan Gangguan Kamtibmas

BERITA UTAMA

Gowes Meriah BUMD Brebes Semarakkan HUT RI ke-81, Ratusan Sembako Dibagikan untuk Warga

BERITA UTAMA

Jaga Kamseltibcar Lalu Lintas, Satlantas Polresta Palangka Raya Lakukan Pengaturan di 5 Zona