Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:26 WIB

Ketua Dewan Pembina Pusat ASWIN Mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-80

Hari Bhayangkara ke-80 Antara Seremoni. Krisis Kepercayaan dan Keharusan Reformasi Total Polri

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 seharusnya tidak berhenti pada seremoni, parade, dan slogan institusional. Delapan puluh tahun usia Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) justru harus menjadi momentum evaluasi nasional terhadap sejauh mana institusi kepolisian telah menjalankan amanat konstitusi sebagai alat negara yang profesional, independen, akuntabel, dan tunduk pada prinsip negara hukum.

Dalam perspektif hukum tata negara, keberadaan Polri sebagaimana diatur dalam Pasal 30 UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia mengandung mandat konstitusional yang sangat besar, yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Namun, mandat konstitusional tersebut akan kehilangan legitimasi apabila tidak diiringi dengan integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Harus diakui secara jujur bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Polri menghadapi persoalan serius berupa krisis kepercayaan publik yang dipicu oleh berbagai kasus penyalahgunaan kewenangan, pelanggaran etik, kekerasan berlebihan, dugaan kriminalisasi, hingga praktik penegakan hukum yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi prinsip equality before the law. Kondisi tersebut tidak dapat dipandang sebagai persoalan oknum semata, melainkan harus dievaluasi sebagai persoalan sistemik yang memerlukan reformasi kelembagaan secara menyeluruh.

Baca juga  JUMPE ROMANSA POLDA RIAU Kembali Sambangi Panti Asuhan Dan Beri Santunan

Kritik terhadap Polri tidak boleh dipersepsikan sebagai bentuk pelemahan institusi. Sebaliknya, kritik merupakan instrumen kontrol dalam negara demokrasi konstitusional. Institusi yang menolak kritik pada hakikatnya sedang menjauh dari prinsip akuntabilitas publik. Oleh karena itu, slogan “Presisi” harus dibuktikan melalui perubahan nyata, bukan sekadar menjadi narasi komunikasi kelembagaan.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi titik awal evaluasi fundamental terhadap sistem rekrutmen, pola pembinaan karier, mekanisme promosi jabatan, pengawasan internal, serta efektivitas pengawasan eksternal. Reformasi berbasis meritokrasi harus menggantikan segala bentuk praktik yang berpotensi melahirkan konflik kepentingan, penyalahgunaan kewenangan, maupun budaya impunitas.

Lebih jauh lagi, Polri perlu melakukan reposisi paradigma penegakan hukum. Kepolisian modern tidak dibangun di atas pendekatan represif dan superioritas kekuasaan, melainkan di atas legitimasi sosial, kepercayaan publik, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta kepastian hukum yang adil. Ukuran keberhasilan Polri bukanlah banyaknya penangkapan atau tingginya statistik penindakan, melainkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Baca juga  Kepolisian Jawa Tengah Ungkap Kasus Cabul di Ponpes Batang

Pada usia ke-80 ini, pertanyaan mendasar yang harus dijawab bukanlah seberapa megah perayaan Hari Bhayangkara diselenggarakan, melainkan apakah Polri telah benar-benar menjadi institusi penegak hukum yang profesional, independen, bersih, transparan, dan berpihak pada keadilan. Jika jawaban atas pertanyaan tersebut belum sepenuhnya dapat diberikan dengan meyakinkan, maka reformasi Polri bukan lagi sekadar pilihan kebijakan, melainkan keharusan konstitusional.

Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Semoga Polri berani melakukan evaluasi terhadap dirinya sendiri, karena institusi yang besar bukanlah institusi yang merasa selalu benar, melainkan institusi yang memiliki keberanian untuk terus memperbaiki diri demi hukum, keadilan, dan kepentingan rakyat.

Hormat kami,
Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM
Ketua Dewan Pembina Pusat ASWIN
(Asosiasi Wartawan Internasional)

Share :

Baca Juga

Artikel

Cegah Kegiatan Anarkis Babinsa Bersama Linmas Gelar Patroli Rutin

Artikel

Dalam memberikan Pelayaan kepada Masyarakat Polsek Jabiren Raya Bagikan Selebaran Pelayanan SKCK kepada Masyarakat

Artikel

Gebyar 1 Dekade Lumpia Cik Meme (LCM)

Artikel

Silaturahmi dan Sinergi: Polres Tanjung Perak Serahkan Jas Dai Kamtibmas di Ponpes Tarbiatul Ulum

BERITA UTAMA

Polsek Maliku Patroli Malam Sambangi Lingkungan Pertokoan di kecamatan Maliku

Artikel

Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sosialisasikan Aplikasi Polri Super App untuk Warga Masyarakat.

BERITA UTAMA

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Pulang Pisau Tanam Jagung di Lahan Kantor

BERITA UTAMA

Kapolres Pasuruan Pimpin Pendistribusian Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat Kabupaten Pasuruan