TARGETNEWS.ID SUMENEP – Sebanyak 287 sekolah di Kabupaten Sumenep hingga kini belum memiliki kepala sekolah definitif. Kekosongan jabatan tersebut membuat ratusan satuan pendidikan untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) guna memastikan kegiatan belajar mengajar dan pelayanan administrasi tetap berjalan.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, dari total 287 sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif, sebanyak 280 merupakan Sekolah Dasar (SD), sedangkan tujuh lainnya adalah Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sekolah-sekolah tersebut tersebar di wilayah daratan maupun kepulauan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan, mengatakan penunjukan Plt merupakan langkah sementara agar roda organisasi sekolah tidak terganggu selama proses pengisian jabatan berlangsung.
Menurutnya, guru yang ditunjuk sebagai Plt dipilih berdasarkan kompetensi, pengalaman, serta kemampuan memimpin sehingga mampu menjalankan tugas kepala sekolah secara optimal.
Di sisi lain, proses penjaringan calon kepala sekolah masih menghadapi tantangan. Dari sekitar 1.300 guru yang memenuhi syarat dan diundang mengikuti seleksi, hanya 247 orang yang menyatakan bersedia mengikuti tahapan tersebut.
Rendahnya minat tersebut salah satunya dipengaruhi kekhawatiran calon kepala sekolah terkait kemungkinan penempatan di wilayah kepulauan yang memiliki akses dan jarak tempuh lebih jauh dibanding wilayah daratan.
Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan proses pengangkatan kepala sekolah definitif terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini, seluruh tahapan administrasi, termasuk koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), masih dalam proses penyelesaian.
Pemkab berharap pengisian jabatan kepala sekolah definitif dapat segera dituntaskan sehingga seluruh sekolah memiliki pemimpin yang definitif. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pendidikan, meningkatkan efektivitas manajemen sekolah, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep.










