TargetNews.ID Slawi – Bupati Tegal Ischak Maulana Rochman menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Tegal Masa Bakti 2026–2029 sekaligus membuka secara resmi Workshop Integrated Wound Care Summit 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Gedung Pelayanan Terpadu RSUD dr. Soeselo Slawi, Sabtu (31/10/2026).
Secara khusus, Bupati Ischak menitipkan tiga pesan utama kepada seluruh pengurus dan anggota IDI yang baru dilantik, yakni menjaga kompetensi, menjunjung tinggi etika, dan mengutamakan keselamatan pasien. Menurutnya Dokter yang pintar itu sangat penting, tetapi dokter yang tidak hanya pintar melainkan juga mau mendengar dan menenangkan rasa cemas pasien adalah sosok yang akan selalu dicari dan dicintai masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ischak juga menekankan pentingnya sinergi dan penguatan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tegal. Pihaknya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus baru di bawah kepemimpinan dr. Arief Darmawan, sekaligus menghaturkan terima kasih atas dedikasi pengurus periode sebelumnya yang dipimpin dr. Mohamad Sofwan Arifi.
Bupati Ischak menyebutkan bahwa pelantikan ini menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 dan HUT IDI ke-76. Menurutnya, IDI merupakan mitra strategis pemerintah daerah yang berada di garis terdepan pelayanan medis, mulai dari tingkat puskesmas, rumah sakit, hingga pelosok desa.
IDI adalah mitra penting Pemkab Tegal. Ketika kita bicara tentang taraf kesehatan masyarakat, para dokterlah yang berdiri paling depan. Pertumbuhan sarana kesehatan di Kabupaten Tegal sangat pesat—data BPS mencatat jumlah rumah sakit meningkat dari 8 unit pada 2021 menjadi 11 unit pada 2025. Namun, gedung yang megah tidak akan berdampak tanpa ditopang oleh tenaga medis yang kompeten dan berdedikasi,” tegas Bupati Ischak.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti tantangan pemerataan tenaga medis di Kabupaten Tegal. Berdasarkan data tahun 2025, dengan jumlah penduduk sekitar 1,69 juta jiwa dan 583 tenaga medis, rasio pelayanan mencakup rata-rata 1 banding 2.900 warga. Oleh karena itu, pemerataan dokter, penanganan stunting, pengendalian penyakit tidak menular, serta penguatan layanan primer menjadi agenda bersama antara Pemkab Tegal dan IDI.
Ischak juga menyambut positif pelaksanaan Workshop Integrated Wound Care Summit 2026 yang mengusung tema kolaborasi antarprofesi dalam penanganan luka kronis, khususnya bagi penderita diabetes. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan metode perawatan medis yang tepat guna mencegah komplikasi berat seperti amputasi.
Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Jawa Tengah, dr. Telogo Wismo Agung Durmanto, yang memimpin langsung prosesi pelantikan dr. Arief Darmawan, memaparkan dinamika organisasi pasca-terbitnya Undang-Undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023. Dokter yang kerap disapa dr. TW tersebut menjelaskan bahwa penguatan peran IDI kini berfokus pada pendampingan hukum dan kesejahteraan anggota. Selain itu, perihal advokasi kebijakan pajak dokter yang melayani BPJS Kesehatan hingga penyesuaian target Satuan Kredit Partisipasi (SKP) dari 250 menjadi 160 SKP menjadi perhatian utama pengurus di tingkat wilayah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua IDI Cabang Kabupaten Tegal Periode 2023–2026, dr. Mohamad Sofwan Arifi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan Pemkab Tegal serta seluruh pengurus selama masa pengabdiannya.
Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pengurus, mitra kerja, dan anggota IDI atas kerja sama dan dedikasinya selama ini. Kepada ketua IDI yang baru, tantangan dunia kesehatan semakin dinamis,tetapi jangan khawatir dan tetap semangat karena Allah akan memberikan kemudahan di dalamnya,” ungkap dr. Sofwan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua IDI Cabang Kabupaten Tegal Periode 2026–2029 yang baru dilantik, dr. Arief Darmawan, menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus berkolaborasi dan menjaga komitmen melayani masyarakat.
Terima kasih kepada dr. Sofwan yang telah mengawal IDI Cabang Kabupaten Tegal selama dua periode. Ke depan, IDI Cabang Kabupaten Tegal siap mempererat kerukunan antar-dokter, meningkatkan fasilitas pendidikan dan pelatihan bagi insan kesehatan, serta teguh mendukung seluruh program Pemkab Tegal dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tegas dr. Arief.(Fauzi/Targetnews.id)










